2 Sepupu Baku Hantam di Desa Kacung, 1 Korban Tewas Kena Tusuk di Dada

HEADLINE, HUKRIM105 Dilihat

BANGKA BARAT — Berawal dari cekcok via WhatsApp, dua orang laki – laki di Desa Kacung, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat terlibat duel maut hingga salah satu dari mereka meregang nyawa.

Dua laki-laki tersebut yakni AF alias AJ dan FZ ( 29 ). Kasus yang ditangani Polsek Kelapa ini terjadi pada Senin (18/5/2026).

Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha melalui Kasi Humas Iptu Yos Sudarso mengatakan, pihaknya telah mengamankan pelaku beserta barang bukti, serta melakukan langkah-langkah penyelidikan untuk proses hukum lebih lanjut.

Menurut Yos kedua orang yang terlibat perkelahian itu masih ada hubungan keluarga.

“Info terakhir yang kami dapat mereka itu masih sepupu,” sebut Yos.

Lanjut Yos, duel tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WIB di halaman rumah pelaku di Desa Kacung.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, peristiwa bermula dari cekcok antara korban dan pelaku melalui sambungan telepon serta pesan WhatsApp yang berujung saling tantang.

Awalnya FZ, mencoba menghubungi AF via telepon, namun panggilan tersebut tidak diangkat oleh pelaku.

Tidak lama berselang, FZ mengirimkan pesan singkat via WhatsApp kepada pelaku yang berbunyi:
“SUSAH GE NELPON K NE CM DK BUTUH ORANG AGIK” (Susah sekali menelepon kamu, seperti sudah tidak butuh orang lagi).

Membaca pesan tersebut, AF alias AJ merasa tersinggung dan emosi. Dia sempat mencoba menelepon balik namun giliran panggilannya yang tidak diangkat FZ.

“Ketegangan komunikasi via telepon ini diduga menjadi pemantik awal yang berujung pada aksi penganiayaan fisik di lokasi kejadian,” ujar Yos.

FZ kemudian mendatangi rumah AF dan kedua pria itupun terlibat perkelahian. Saat bentrok berlangsung, FZ disebut sempat mengambil batu, sementara pelaku masuk ke dalam rumah mengambil pisau dapur, lalu kembali ke depan dan menusuk dada FZ.

“Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius dan dinyatakan meninggal dunia,” ujar Yos.

Dalam penanganan perkara tersebut, polisi turut mengamankan sebilah pisau dapur yang diduga digunakan pelaku saat kejadian.

“Saat ini pelaku telah diamankan di Polsek Kelapa Polres Bangka Barat dan kasusnya masih dalam proses penyidikan oleh pihak kepolisian,”kata Yos.

Kasi Humas Polres Bangka Barat juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing emosi dalam menyelesaikan persoalan.

“Kami mengajak masyarakat untuk mengedepankan penyelesaian masalah secara baik dan tidak menggunakan kekerasan karena dapat menimbulkan akibat yang fatal,” tutup Yos Sudarso ( SK )


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *