Masyarakat Diimbau Waspada Modus Penipuan Loker di PT Timah

PT Timah Tidak Sedang Buka Rekrutmen Karyawan

HEADLINE, PT Timah78 Dilihat

PANGKALPINANG — PT TIMAH (Persero) Tbk mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan lowongan kerja yang mengatasnamakan perusahaan, maupun anak usaha PT TIMAH yang ramai beredar di media sosial.

Saat ini, PT TIMAH menegaskan tidak sedang membuka penerimaan karyawan. Karena itu, masyarakat diminta untuk tidak mudah percaya terhadap informasi lowongan kerja yang beredar melalui pesan singkat, media sosial, maupun pihak-pihak yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Sebagaimana diketahui, saat ini banyak beredar informasi rekrutmen yang mengatasnamakan PT TIMAH (Persero) Tbk di berbagai platform media sosial maupun grup percakapan WhatsApp.

Modus yang kerap digunakan pelaku yakni mengirimkan undangan wawancara kerja (interview) yang dibuat menyerupai surat resmi perusahaan.

Selanjutnya, korban diminta untuk mentransfer sejumlah uang dengan alasan biaya transportasi, akomodasi, administrasi, maupun keperluan lainnya yang dijanjikan akan diganti kemudian.

PT TIMAH mengingatkan, seluruh informasi resmi terkait rekrutmen karyawan hanya diumumkan melalui kanal resmi perusahaan, yakni website resmi PT TIMAH (www.timah.com) dan media sosial resmi @officialtimah.

Selain itu, Perusahaan juga mengimbau masyarakat agar lebih cermat dalam menerima informasi rekrutmen dan tidak tergiur dengan tawaran pekerjaan yang meminta sejumlah uang, menjanjikan kelulusan, maupun mengatasnamakan pejabat perusahaan.

“PT TIMAH (Persero) Tbk menyampaikan bahwa saat ini perusahaan tidak sedang membuka rekrutmen atau penerimaan karyawan baru,” ujar Departement Head Corporate Communication PT TIMAH (Persero) Tbk, Anggi Siahaan.

Lebih lanjut, Anggi menambahkan, setiap proses rekruitmen tidak dipungut biaya apapun. Seluruh proses rekrutmen diumumkan dan dilaksanakan secara resmi melalui kanal resmi perusahaan.

“Masyarakat diharapkan lebih bijak dan teliti agar tidak menjadi korban penipuan,” pesan Anggi.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk selalu melakukan verifikasi informasi melalui kanal resmi perusahaan sebelum mempercayai maupun menyebarluaskan informasi terkait lowongan kerja. ( * )




Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *