Truk Bermuatan 8 Ton Bawang Terguling di Desa Air Limau Menarik Perhatian Warga

HEADLINE, Peristiwa698 Dilihat

BANGKA BARAT — Sebuah truk Mitsubishi Canter warna kuning nomor polisi BG-8797-YE bermuatan bawang 8 ton terguling di Jalan Raya Desa Air Limau, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Selasa ( 10/6/2025 ).

Muatan truk tumpah ruwah di badan jalan menarik perhatian warga sekitar yang langsung turun tangan membantu pengemudi menepikan karung – karung berisi bawang ke pinggir jalan.

Satuan Lalu Lintas Polres Bangka Barat merespon cepat kejadian kecelakaan lalu lintas tunggal yang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB itu dengan mendatangi lokasi kejadian.

Truk Mitsubishi Canter warna kuning dengan nomor polisi BG-8797-YE dikemudikan Rio Ananda P (25), seorang pelajar asal Palembang.

Kendaraan bermuatan bawang seberat 8 ton itu terguling setelah mengalami pecah ban depan sebelah kanan, mengakibatkan mobil hilang kendali dan terguling ke arah kanan hingga menutup lajur jalan arah Mentok menuju Pangkalpinang. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha melalui PS. Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso mengatakan, pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan dari warga sekitar.

“Begitu menerima informasi, anggota Satlantas Polres Bangka Barat segera bergerak cepat ke lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan, pengaturan arus lalu lintas, dan evakuasi kendaraan yang terguling. Hal ini kami lakukan agar tidak mengganggu kelancaran arus kendaraan, mengingat lokasi merupakan jalan provinsi yang cukup ramai,” jelas Iptu Yos Sudarso.

Pengemudi truk tidak mengalami luka dan telah dilakukan penindakan tilang karena kelalaian yang menyebabkan kecelakaan.

Lebih lanjut, Iptu Yos Sudarso menghimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan angkutan barang, untuk melakukan pengecekan rutin terhadap kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan.

“Kami menghimbau agar para pengemudi senantiasa memperhatikan kondisi teknis kendaraan, seperti tekanan angin dan kondisi ban. Jangan memaksakan kendaraan jika dalam kondisi tidak laik jalan, karena ini dapat membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” tambahnya.

Pihak kepolisian juga mencatat kerugian materil akibat kejadian ini diperkirakan mencapai Rp5.000.000. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini menjadi pengingat penting akan keselamatan berkendara dan pentingnya perawatan kendaraan secara berkala.

Polres Bangka Barat terus berkomitmen untuk menjaga keselamatan berlalu lintas dan menghimbau masyarakat untuk selalu waspada di jalan. ( Red )

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *