PT. Timah Lepasliar Ikan dan Tanam Mangrove

Muntok — PT. Timah Tbk melaksanakan kegiatan pelepasliaran ikan dan penanaman mangrove di kawasan Unit Metalurgi ( Unmet ) Muntok, Jum’at ( 15/7 ) pagi.

Ikan yang dilepasliarkan di Taman Tirta Budaya Taman Kota Muntok sebanyak 500 ekor ikan gabus. Sedangkan pohon mangrove juga berjumlah 500 bibit di tanam di Pantai Peltim.

Sebelum penanaman, Direktur SDM PT. Timah Tbk, Yennita, Kepala Unmet Muntok, Wiyono, Kapolres Bangka Barat, AKBP Catur Prasetiyo, sejumlah karyawan Unmet serta PJU Polres berolahraga pagi jalan sehat.

Direktur SDM PT. Timah Tbk, Yennita mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan hari ini merupakan implementasi nilai – nilai utama atau core values AKHLAK, yakni Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif

” Kita bersyukur Bapak Kapolres ikut dalam kegiatan ini, sebenernya itu mengamalkan satu dari enam values itu yaitu Harmonis. Kita hari ini merasa ada kebersamaan karena kita secara langsung dan tidak langsung menjalankan values Kolaboratif. Nah Amanah, Adaptif, Kolaboratif itu adalah values – values yang kami fokuskan untuk kami lakukan di tahun 2022 ini disamping ketiga values lainnya,” ujar Yennita.

Menurut Yennita, pelepasliaran ikan – ikan langka sejenis gabus bertujuan untuk pembekalan pengetahuan bagi anak cucu atau generasi selanjutnya di kemudian hari.

” Mudahan itu terus berkembang sehingga bisa kita jaga kelestariannya. Kita juga melakukan penanaman mangrove sekali lagi untuk menjaga kelestarian lingkungan,” imbuhnya.

Kepala Unmet Muntok, Wiyono menambahkan, penanaman mangrove kali ini merupakan rangkaian dari kegiatan awal tahun, dimana saat itu dilakukan penanaman 3.000 mangrove dengan Dirjen Minerba, Kementerian ESDM.

” Jadi ini rangkaian itu, PT. Timah sendiri menargetkan berapa puluh ribu. Pantai ini akan ditanami semua. Target tumbuhnya tiga bulan, nanti akan diawasi juga perawatannya melibatkan Gapoktan,” ujar Wiyono.

Di kesempatan yang sama, Kapolres Bangka Barat, AKBP Catur Prasetiyo mengatakan, terlibatnya Polres dalam kegiatan ini adalah bagian dari fungsi Kolaboratif pihak kepolisian dengan PT. Timah dalam rangka untuk merehabilitasi atau reboisasi lokasi penambangan dengan penanaman mangrove.

” Itu sangat selaras apa yang disampaikan Bapak Kapolda kita sehingga salah satu fungsi kita itu fungsi Kolaboratif tadi kita terjemahkan dalam bentuk kegiatan – kegiatan tadi,” ujar Catur.

Menurut dia kegiatan tersebut merupakan salah satu atensi Kapolda Babel untuk berkolaborasi dan berkoordinasi dalam mendukung program penghijauan.

” Jadi sejalan sekali dengan apa yang diperintahkan Bapak Kapolda kita Pak Yan Sultra, pertama untuk kolaborasinya, koordinasinya, dan juga untuk mendukung program pemerintah yaitu dalam rangka penghijauan di seluruh Indonesia,” tutupnya. ( SK )

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *