1 Penyelam Tambang Laut Tewas di Perairan Tempilang, Polisi Lakukan Penyelidikan

HEADLINE, Peristiwa160 Dilihat

BANGKA BARAT — Aktivitas tambang laut di perairan Pantai Pasir Kuning, Kecamatan Tempilang menelan korban jiwa. Kali ini seorang penyelam bernama Adil ( 23 ) meregang nyawa akibat tertimbun tanah, Sabtu ( 8/11/2025 ).

Adil, warga Desa Air Nyatoh, Kecamatan Simpang Teritip, meninggal dunia setelah tertimbun tanah saat melakukan penyelaman di dasar laut.

PS Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso mengatakan, sebelumnya Adil bersama dua rekan kerjanya, Salman (23) dan Lepan (19), berangkat sejak pagi untuk bekerja di perairan Pasir Kuning Tempilang.

Saat sedang melakukan penyelaman, korban tidak memberikan respons setelah selang udara yang digunakan tertarik ke dasar laut.

“Rekan-rekan korban kemudian melakukan pencarian hingga akhirnya korban ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa,” terang Yos mewakili Kapolres AKBP Pradana Aditya Nugraha, Minggu ( 10/11 ).

Sat Polairud setelah menerima laporan
langsung bergerak menuju lokasi. Petugas melaksanakan TPTKP, memeriksa saksi-saksi dan berkoordinasi dengan pihak Puskesmas Tempilang untuk melakukan visum terhadap korban.

Menurut Yos, hasil pemeriksaan awal menunjukkan belum ditemukan adanya indikasi tindak pidana dalam peristiwa tersebut. Namun, pihak kepolisian tetap melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kejadian.

“Lokasi kejadian berada tidak jauh dari pesisir Pantai Pasir Kuning yang merupakan jalur perahu nelayan lokal. Kami akan melakukan pengambilan titik koordinat lokasi serta mengevakuasi ponton selam sebagai barang bukti untuk diamankan di Mako Sat Polairud,” imbuh Yos.

Kapolres Bangka Barat melalui Kasi Humas juga menyampaikan rasa prihatin dan duka cita atas musibah tersebut, sekaligus mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan faktor keselamatan kerja saat beraktivitas di laut.

“Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya para pekerja tambang laut, agar selalu mengutamakan keselamatan. Gunakan peralatan yang layak dan perhatikan kondisi lingkungan sekitar demi menghindari risiko serupa,”imbau Yos Sudarso. ( Red )

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *