Warga Dusun Pinang Desa Terentang Tak Lama Lagi Terang Benderang

BANGKA BARAT — Wakil Bupati Bangka Barat Yus Derahman, didampingi Manager PLN ULP Mentok dan Manager PT Bumi Permai Lestari (BPL), melakukan peninjauan lapangan ke Dusun Pinang, Desa Terentang, guna melihat langsung proses pemasangan jaringan listrik bagi warga setempat, Rabu (5/11).

Peninjauan ini sekaligus memastikan program bantuan listrik baru yang diterima masyarakat benar-benar berjalan sesuai target.

Sebanyak 10 rumah dengan total 14 Kepala Keluarga ( KK) di Dusun Pinang mendapat bantuan pemasangan aliran listrik melalui kerja sama Pemkab Bangka Barat, PLN dan PT BPL.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Bangka Barat untuk memperluas akses energi dan meningkatkan pelayanan dasar masyarakat hingga ke titik-titik desa terpencil, yang selama ini belum terjangkau jaringan listrik reguler.

Di lokasi kegiatan, Yus Derahman mengapresiasi kolaborasi lintas sektor yang berjalan konkret tersebut. Menurutnya, ketersediaan listrik bukan hanya sekadar persoalan terang atau gelap, namun menyangkut peningkatan kualitas hidup dan tumbuhnya aktivitas ekonomi baru di masyarakat.

“Hari ini kami cek langsung proses pemasangan jaringan listrik di Dusun Pinang. Ada 10 rumah dan 14 KK yang akhirnya segera bisa menikmati listrik. Kami ingin masyarakat di pelosok mendapatkan pelayanan yang sama, tidak tertinggal dari desa lain,” ucapnya, Kamis (6/11/2025).

Yus Derahman juga menegaskan, percepatan pembangunan infrastruktur dasar, yakni termasuk listrik menjadi prioritas pemerintah daerah.

“Pemerataan listrik adalah bentuk hadirnya negara di masyarakat. Terima kasih untuk PLN dan PT BPL atas dukungannya. Ini bukan bantuan kecil, ini menyentuh kebutuhan paling mendasar warga,” katanya.

Sementara itu, warga penerima manfaat juga menunjukkan rasa syukur atas program yang mereka terima. Salah satu warga Dusun Pinang, Jamil, mengaku selama bertahun-tahun keluarganya hidup dengan penerangan seadanya.

“Selama ini kami kalau malam pakai lampu minyak atau genset pinjam. Sering susah, apalagi kalau cuaca buruk. Jadi alhamdulillah, sekarang bisa punya listrik resmi. Anak-anak nanti bisa belajar malam dengan nyaman,” ujarnya.

Kehadiran tim pemerintah dan pihak terkait juga disambut perangkat Desa Terentang dan tokoh masyarakat setempat. Mereka berharap kehadiran listrik akan menjadi titik awal bangkitnya produktivitas desa — baik rumah tangga maupun usaha kecil warga.

Pemerintah Kabupaten Bangka Barat memastikan proses pemerataan pelayanan kelistrikan akan terus dilanjutkan secara bertahap ke wilayah-wilayah lain yang masih belum teraliri listrik penuh.

Program ini dipastikan terus berjalan beriringan dengan pembenahan infrastruktur dasar lainnya, guna mengejar kesetaraan pembangunan di seluruh kecamatan. ( Red )

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *