Tidak Terima Hasil Swab-nya Positif, Pasien Covid Kabur dari WK Babar

Muntok — Seorang penjaga malam Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan ( DKP ) Bangka Barat berinisial PI berusaha kabur dari Wisma Karantina Gedung Diklat Bangka Barat pada Senin ( 5/10/2020 ) tadi malam.

Sekretaris GTPPC – 19 Bangka Barat, Sidharta Gautama mengatakan, selain jaga malam di Kantor DKP, Tuan PI bekerja sebagai supir mobil travel di siang hari. Menurut Sidharta, Tuan PI yang sedang dikarantina di Gedung Diklat Bangka Barat berusaha kabur karena tidak terima hasil swab-nya positif.

” Pasien itu sudah dikarantina. Dia kabur kita tangkap lagi kita masukkan lagi ke Wisma Karantina. Dia nggak terima dia positif. Dia sebenernya enggak betah di karantina, dia mau diobati tapi jangan di karantina. Kan nggak bisa yang namanya orang positif masak dibebaskan,” jelas Sidharta via telepon, Selasa ( 6/10/2020 ).

Setelah tadi malam dibawa lagi ke Gedung Diklat Bangka Barat, kata Sidharta, Tuan PI dibawa ke Pangkalpinang pada pagi ini, Rabu ( 6/10 ) untuk diisolasi di Wisma Karantina Provinsi Babel.

” Pagi ini dibawa ke Pangkalpinang karena dia positif. Kalau yang kontak erat masih di Wisma Karantina Bangka Barat. Jadi Kantor DKP libur karena dia ( Tuan PI ) bikin kopi di dapur itu lah namanya jaga malam,” pungkas Sidharta.

Juru Bicara GTPPC – 19 Bangka Barat, dr. Hendra membenarkan ada penambahan 1 pasien positif Covid-19 berinisial PI ( 44 ), warga Kecamatan Muntok.

” Pekerjaannya sebagai supir travel. Yang bersangkutan merupakan kontak dengan kasus positif dari penumpang yang di antar ke Kabupaten Bangka,” jelas dr. Hendra via WhatsApp, Selasa ( 6/10 ) pagi.

Sekretaris Dinas Kesehatan Bangka Barat ini memaparkan, update Covid-19 per 6 Oktober 2020 yaitu 43 kasus dengan rincian, 28 orang sembuh, 14 orang dalam perawatan dan 1 orang meninggal dunia. ( SK )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest

%d blogger menyukai ini: