Tidak Kebagian Vaksin di Museum, Warga Serbu Pelabuhan Tanjung Kalian

HEADLINE, KESEHATAN238 Dilihat

Muntok — Ratusan masyarakat dari berbagai penjuru Kecamatan Muntok berjejal di halaman Kantor ASDP di Pelabuhan Tanjung Kalian untuk mendapatkan vaksin gratis, Jum’at ( 2/7 ) pagi.

Mirisnya, masyarakat yang antusias tersebut kendati memakai masker tapi tidak perduli lagi untuk menjaga jarak. Mereka berjejal – jejal di depan meja tim medis agar cepat didaftarkan.

Vaksinasi yang dilaksanakan PT. ASDP cabang Tanjung Kalian dan dikoordinir oleh Pos Angkatan Laut Muntok ini ditujukan hanya untuk pegawai ASDP dan KSOP. Hal itu memicu kekecewaan masyarakat yang datang hendak mendapatkan vaksin.

Warga yang datang menyesalkan informasi vaksinasi telah tersebar luas, namun ternyata hanya ditujukan untuk pegawai ASDP dan KSOP.

” Saya sudah datang jauh – jauh kesini sejak pukul 6 pagi, ternyata ini untuk pegawai mereka saja. Kemarin di Museum sama Kodim saya nggak kebagian, makanya datang kesini,” keluh seorang ibu rumah tangga.

Selain ingin mendapatkan vaksin, ada pula masyarakat yang mencari KTP-nya. KTP tersebut diserahkan ke panitia pelaksana vaksin di Kodim namun hingga hari ini belum dikembalikan.

Hal itu diungkapkan Netty, warga Kampung Tegalrejo. Dia mengaku tidak kebagian vaksin saat di Kodim 0431 karena vaksinnya sudah habis. Ketika itu dirinya sudah mendaftarkan diri dengan menyerahkan KTP ke tim medis di Kodim, namun KTP tersebut belum dikembalikan.

Bupati Bangka Barat, H. Sukirman dan Kapolres, AKBP Agus Siswanto yang datang memantau ke lokasi langsung diserbu masyarakat yang secara spontan menyampaikan keluhannya.

” Tadi kami sudah ke Kodim, kata dia sudah dilimpahkan kesini katanya. KTP-nya sudah disana, cemana kalok kami dak dapat. Kata dia masih ada sisa dibawa kesana, ke Pelabuhan,” cetus seorang ibu rumah tangga.

Menanggapi hal itu, Sukirman meminta masyarakat untuk bersabar. Bahkan dirinya pun belum kebagian vaksin karena mengalah untuk masyarakat.

” Kita sama nasibnya, ku dak divaksin mengalah untuk masyarakat,” ujar Sukirman.

Melihat tingginya animo masyarakat yang ingin mendapatkan vaksin, Kapolres Bangka Barat, AKBP Agus Siswanto meminta tim kesehatan untuk membatalkan vaksinasi untuk pegawai internal PT. ASDP dan KSOP. Dia meminta tim medis melayani masyarakat terlebih dahulu.

” Saya minta utamakan masyarakat terlebih dahulu. Vaksin tetap ada diusahakan Bapak Kapolda. Untuk yang dari KSOP dan ASDP pulang dulu ke rumah, kita layani masyarakat dulu. Tetap jaga jarak pakai masker,” kata Agus. ( SK )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *