BANGKA BARAT — Setelah setahun menjadi buronan, satu dari tiga pelaku pembunuhan sadis terhadap Jamal Abdul Naser (65), warga Kelurahan Sungai Daeng, Kecamatan Mentok berhasil diringkus polisi.
Satu pelaku yang diringkus seorang perempuan bernama Lidya alias Ulik ( 32 ) warga Desa Batu Gajah, Kecamatan Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan. Lidya adalah istri salah seorang pelaku bernama Tri Martin.
Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha mengatakan, dua pelaku lain, Tri Martin dan Sandra masih masih dalam pengejaran dan telah ditetapkan sebagai DPO.
“Dari hasil penyelidikan yang dilakukan Satreskrim Polres Bangka Barat, kami berhasil mengungkap kasus pembunuhan terhadap korban Jamal Abdul Naser,” kata Pradana pada konferensi pers di Mako Polres Bangka Barat, Jum’at ( 17/10 ).
“Dalam kasus tersebut korban ditemukan meninggal dunia dengan kondisi terikat dan dibuang ke semak belukar di wilayah Banyuasin, Sumatera Selatan,”sambungnya.
Lidya diringkus tim gabungan Sat Reskrim, Sat Intelkam dan Polsek Mentok berkoordinasi dengan Polsek Ilir Barat 1, Rabu ( 15/10/2025 ).
Pradana mengatakan, tim mendapatkan informasi keberadaan Lidya di Kota Palembang segera memburu wanita itu.
Tim bergerak dan berhasil mengamankan tersangka dan dibawa ke Mapolsek Ilir Barat 1 untuk dilakukan tindak lanjut,
“Dari hasil Interogasi terhadap tersangka dia mengakui telah melakukan pembunuhan dan pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” kata Pradana.
Dalam kasus ini tersangka Lidya alias Ulik berperan mengawasi situasi di sekitar kontrakan tempat kejadian perkara di Kampung Kebun Nanas, Kelurahan Sungai Daeng, Kecamatan Mentok.
Sementara dua tersangka lainnya, Tri Martin (TM) dan Sandra (SR), berperan langsung dalam eksekusi korban.
“Modusnya, tersangka wanita mengajak korban datang ke kontrakan dengan alasan tertentu. Begitu korban berada di dalam kamar, dua tersangka pria langsung menghabisi nyawa korban menggunakan kabel charger dan pisau. Setelah itu, jasad korban dibuang ke wilayah Sumatera Selatan,” papar Pradana.
Motif pembunuhan ini didasari keinginan pelaku untuk menguasai harta benda milik korban. Kendati sudah saling kenal, ketiga pelaku dengan keji tega menghabisi Jamal.
“Ketiga pelaku dan korban sebenarnya saling kenal. Bahkan mereka pernah berwisata bersama di Mentok. Namun dari situ timbul niat jahat untuk menguasai harta korban,” tutur Kapolres. ( SK )
Setahun Buron, 1 dari 3 Pelaku Pembunuhan Jamal Abdul Naser Diringkus Polisi






























