Potensi Pencak Silat Bangka Barat Tak Luput dari Perhatian Helena Octavianne

Muntok — Kejaksaan Negeri ( Kejari ) mengundang Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia ( IPSI ) Bangka Barat dalam acara silaturahmi di Kantor Kejari Bangka Barat di Desa Belo Laut, Kecamatan Muntok, Jum’at ( 19/2/2021 ).

Acara bertajuk ” Membentuk Generasi Tangguh dan Taat Hukum Dengan Melestarikan Budaya Bangka Barat ” ini menurut Kepala Kejaksaan Negeri ( Kajari ) Bangka Barat, Helena Octavianne, S.H., M.H., bertujuan untuk menggaungkan budaya lokal, khususnya pencak silat khas Bumi Sejiran Setason.

Selain IPSI, para pesilat dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan serta Dinas Komunikasi dan Informatika Bangka Barat turut diundang.

Dikatakan Helena, sejak awal dirinya sudah berangan-angan ingin memperkenalkan pencak silat yang ada di Bangka Barat.

” Dari awal itu saya masuk Bangka Barat ulang tahun kota Muntok saya lihat sendra silat lah, terus saya bilang setiap saya turun dari bandara saya lihat ada silat Pangkal Beras, terus saya pikir kok nggak terdengar gaungnya? dari setahun yang lalu ini sudah berangan – angan bercita – cita mau memperkenalkan silat yang Bangka Barat punya,” ucapnya.

Secara bertahap, Kajari yang gemar menulis ini pun berkoordinasi dengan Disparbud dan pihak lainnya dan hari ini angan – angan tersebut akhirnya terwujud.

” Pelan-pelan mencoba ke Dinas Pariwisata terus juga ngomong dengan teman-teman yang lain, alhamdulillah gayung bersambut setelah satu tahun perjuangannya, bisa kami pertemukan di Kejaksaan Negeri Bangka Barat dengan maksud supaya dari kecil sudah mengenal budaya,” tandas Helena.

Menurutnya, Bangka Barat memang mempunyai potensi alam yang indah dan didukung pula dengan budaya yang bagus namun masih belum dikemas dengan menarik.

” Saya lihat di Bali orang nonton Kecak, Barong pingin datang. Nah kenapa nggak di Bangka Barat yang tempatnya juga indah pariwisatanya banyak budayanya juga bagus, kenapa tidak bikin semacam tour? datang melihat Wisma Ranggam, melihat Menumbing terus kemudian ada suguhan. Suguhannya apa? berupa sendra silat yang menceritakan ini yang dari Pangkal Beras,” tukas dia.

Potensi pendekar cilik pencak silat Bangka Barat juga sudah memiliki sejumlah prestasi yang membanggakan. Karena itu pihak Kejari akan membantu memperkenalkan pencak silat khas Bangka Barat agar tidak hanya terkenal di daerah lokal saja, namun hingga ke level nasional maupun internasional.

” Saya lihat juga banyak yang masih kecil – kecil yang tadi juara 2 POPDA masih kelas 5 SD. Nah itu suatu hal yang membanggakan kok, membantu masyarakat agar mengenal budaya kita sendiri, jangan budayanya K- Pop terus,” cetus Helena. ( SK )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest

%d blogger menyukai ini: