Fokus Tangani Covid dan Defisit APBD Penyebab Proyek PL Dikurangi

Muntok — Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang ( PUPR ) Kabupaten Bangka Barat, Suharli mengatakan, proyek – proyek Penunjukan Langsung ( PL ) seperti Pagu Indikatif Kecamatan ( PIK ) untuk tahun 2021 ini memang banyak dikurangi karena APBD sedang mengalami defisit.

Penyebab lainnya, Pemda masih fokus kepada penanganan pandemi Covid-19 yang hingga saat ini belum kunjung mereda.

” Semua kegiatan itu dikurangi karena ada defisit, kami juga ada berapa yang harus di inikan, tapi cuma belum, masih tahap mereka menghitung anggaran – anggarannya. Sebenarnya kemarin yang PL itu yang PIK di kecamatan, itu banyak dipangkas,” jelas Suharli di ruang kerjanya, Jum’at ( 19/2/2021 ).

Proyek di Dinas PUPR sendiri yang masih bisa dilaksanakan dan akan dilelang tahun ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus ( DAK ) dan Bina Marga.

” Karena DAK itu itu sudah dari Kementerian. Bina Marga itu kami ada sekitar 30 milyar, kalau sumber daya air, perairan kami dapat 2 milyar dan DAK 46 miliyar, itu yang akan kami lakukan lelang tahun 2021,” paparnya.

Sementara untuk proyek jalan, kata Suharli untuk tahun ini pihaknya hanya melalukan perawatan rutin secara swakelola.

” Kalau yang lobang – lobang dengan tebas – tebas kita lakukan karena jika yang kecil – kecil itu tidak ditangani dari sekarang, maka akan melebar. Apalagi satu tahun ini tidak ada kegiatan lain kan, kalau itu masih bisa berjalan. Kalau sudah melebar akan mengganggu pengendara dan menyebabkan kecelakaan. Itu yang cepat kita tangani dulu,” tukasnya. ( SK )

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *