PANGKALPINANG – Suasana haru dan bangga mewarnai kegiatan pelepasan siswa TK Negeri Pembina 3 Pangkalpinang tahun ajaran 2024/2025 yang digelar di Gedung Balai Besar Betason (OR), Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Kamis (12/6/2025).
Asisten Administrasi Umum Kota Pangkalpinang, Agus Fendi, hadir mewakili Penjabat Wali Kota M. Unu Ibnudin. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada para guru dan orang tua atas dedikasi dalam mendidik anak-anak hingga menyelesaikan pendidikan taman kanak-kanak.
“Terima kasih kepada para guru TK Pembina 3 yang telah menjalankan tugasnya dengan baik. Juga kepada orang tua atas kerja keras dan dukungannya,” ujar Agus.
Ia menjelaskan bahwa peran Sekretariat Daerah (Sekda) sangat penting dalam mendukung jalannya pendidikan, termasuk pengelolaan keuangan, barang, dan sumber daya manusia. Salah satunya, alokasi anggaran untuk TK Pembina 3 yang berasal dari APBD dan disetujui bersama DPRD.
“Sekda bertanggung jawab dalam pengelolaan keuangan, barang, dan SDM. Termasuk dukungan anggaran bagi TK Pembina 3 yang kita perjuangkan dalam rapat dengan DPRD,” jelasnya.
Namun, Agus juga mengakui adanya keterbatasan anggaran yang memengaruhi pelaksanaan kegiatan di luar sekolah. Ia menyampaikan permohonan maaf kepada para orang tua atas segala keterbatasan tersebut.
“Mohon maaf jika ada kekurangan, inilah yang bisa diberikan oleh pemerintah melalui sekolah dan panitia,” katanya.
Lebih lanjut, ia menyoroti tantangan dalam mendidik anak di era digital, terutama terkait penggunaan gawai dan permainan digital.
“Membiasakan anak-anak tidak bermain HP itu tantangan berat kita sebagai orang tua. Jangan sampai game menguasai mereka,” tegasnya.
Ia berharap para siswa yang dilepas hari ini tumbuh menjadi generasi yang sukses, membanggakan orang tua, dan mampu memimpin bangsa ini di masa depan.
“Mudah-mudahan mereka menjadi anak yang maju, menjadi harapan orang tuanya,” ucapnya.
Agus juga menekankan pentingnya pendidikan agama sejak dini, sebagai pondasi utama dalam membentuk karakter anak.
“Didiklah agamanya dulu, insyaAllah anak akan tahu etika, tahu sopan santun, dan hormat pada orang tua,” pungkasnya.
Acara pelepasan siswa ditutup dengan doa dan harapan agar para siswa terus berprestasi dan menjadi generasi penerus bangsa yang unggul dan berakhlak mulia. (Riyanda)






























