Pekerja Tambang di Penganak Ditemukan Tewas di Kedalaman 10 Meter

HEADLINE, Peristiwa554 Dilihat

BANGKA BARAT — Pencarian pekerja tambang berinisial AR ( 29 ) di perairan Penganak, Kecamatan Jebus oleh Tim SAR gabungan akhirnya membuahkan hasil.

Pria yang bekerja sebagai penyelam itu ditemukan tim pada kedalaman 10 meter di dekat lokasi kejadian sudah tidak bernyawa atau meninggal dunia, Minggu ( 13/7/2025 ) pukul 11.20 WIB.

Setelah berhasil ditemukan dan dievakuasi, tubuh korban dibawa Tim SAR gabungan ke rumah duka.

“Korban yang kemarin hilang saat menyelam untuk bekerja mencari timah di perairan Pantai Penganak berhasil kita temukan,” terang Kakansar Pangkalpinang I Made Oka Astawa.

“Tim penyelam berhasil menemukan tubuh korban pada kedalaman 10 meter tidak jauh dari lokasi kejadian dalam keadaan meninggal dunia. Terima kasih kami ucapkan kepada segenap unsur SAR gabungan yang turut membantu dalam upaya mencari korban,” kata Oka.

Diberitakan sebelumnya, seorang pekerja tambang dikabarkan hilang saat sedang menyelam di lepas Pantai Penganak, Kecamatan Jebus, Kabupaten Bangka Barat, Sabtu ( 12/7/2025 ).

Korban berinsial AR, seorang laki-laki berusia 29 tahun, penyelam tambang di perairan Penganak pada Sabtu ( 12/7 ) siang sedang bekerja di penambangan timah. Dia menyelam menggunakan selang kompresor sebagai alat bantu pernapasan.

Menurut Kakansar I Made Oka Astawa, saat AR sedang menyelam, seorang rekannya tiba-tiba melihat selang kompresor yang digunakan AR kendor dan lepas dengan sendirinya.

“Mengetahui hal tersebut, rekan korban berusaha memeriksa dan melakukan pencarian terhadap korban dengan penyelaman, namun hingga sore korban belum juga ditemukan,” jelas Oka, Minggu ( 13/7 ).

“Kejadian tersebut kemudian dilaporkan oleh keluarga korban ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang untuk meminta bantuan SAR,” sambung dia.

Informasi tersebut ditindaklanjuti Kansar Pangkalpinang dengan memberangkatkan 1 Tim Rescue USS Mentok menuju lokasi kejadian pada koordinat 1°36’19.01″S 105°23’36.02″E di perairan Pantai Penganak.

Tim SAR gabungan terdiri dari Rescuer USS Mentok, Pos BinPotMar AL, Sat Polairud Polres Bangka Barat, BPBD serta pihak keluarga korban terus melakukan pencarian.

Oka berharap pencarian yang dilakukan tim cepat membuahkan hasil dan AR dapat segera ditemukan.

“Kita tadi menerima informasi tersebut dan saat ini tim sudah berada di lokasi kejadian. Korban diketahui menggunakan baju hitam dan celana pendek. Semoga upaya pencarian terhadap korban segera membuahkan hasil,” harap Oka. ( SK )



Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *