BANGKA BARAT — Partai Golkar semakin percaya diri membidik target kursi bupati dan kursi ketua DPRD Bangka Barat pada pemilu mendatang.
Hal itu diungkapkan Sekretaris DPD Partai Golkar Bangka Belitung Algafry Rahman saat membuka Musda VI DPD Partai Golkar Kabupaten Bangka Barat, di Resto Roeman Keboen, di Kecamatan Mentok, Sabtu ( 31/1/2026 ).
“Tujuan utama kita untuk berpolitik ini adalah kemenangan jaya. Kemenangan itu ada tolak ukurnya, adalah di legislatif dan eksekutif dan semua itu harus kita miliki dan semua itu harus kita unggul di atasnya,” cetus Algafry kepada wartawan, usai pembukaan Musda, Sabtu ( 31/1 ).
“Itu ukuran kita untuk bisa berhasil. Maka kalau kita berbicara kapan dinyatakan kita berhasil? ketika legislatif kita menjadi pimpinan DPRD, eksekutif kita menduduki kalau nggak bupati, wakil bupati. Nah itu yang harus kita kejar,” sambung dia.
Maka menurut Bupati Bangka Tengah ini, dari momentum Musda VI ini Partai Golkar harus mulai menyusun strategi ke arah target tersebut.
Sejumlah program harus segera disusun setelah kepengurusan baru terbentuk.
“Tadi saya katakan, apa yang harus kita lakukan? Program ini dibuat setelah terpilih, turun ke masyarakat, sebagaimana pesan Pak Ketum dan Pak Ketua DPD Golkar, Pak Ketum, kita harus berada di tengah-tengah masyarakat. Ini yang paling penting,” ungkapnya.
Algafry optimis target itu akan bisa dicapai, melihat kemajuan yang dialami Partai Golkar yang saat ini memiliki tiga kursi di DPRD Bangka Barat dan kadernya Yus Derahman duduk manis di kursi wakil bupati.
Menyinggung nama Deddi Wijaya sebagai jagoan untuk kursi Bangka Barat 1 ke depan, menurut Algafry siapa saja bisa mereka usung.
“Kalau calon bupatinya bisa kita musyawarahkan, DW? why not? bisa saja,” ujarnya.
“Harapannya Musda ini berjalan dengan lancar dan menghasilkan pengurus Partai Golkar Bangka Barat yang solid, yang nanti bisa membawa kemenangan jaya Partai Golkar di Bangka Barat,” tutup Algafry.
Sementara itu Ketua DPD II Partai Golkar Bangka Barat Deddy Wijaya atau akrab disapa DW mengatakan, di masa kepemimpinannya selama lima tahun ( 2020 – 2025 ) di DPD Partai Golkar Bangka Barat, partai berlambang pohon beringin ini mengalami kemajuan signifikan.
Partai Golkar mampu bersaing dengan PDIP dan berhasil meraih 16 ribu lebih suara dengan tiga kursi di legislatif dan Yus Derahman berhasil duduk di kursi wakil bupati.
“Kita berhasil meraih 16 ribu lebih suara, tidak jauh dengan PDIP sebagai pemenang Pemilu yang 17 ribu lebih. Kursi kita yang sebelumnya dua, kita bertambah jadi tiga. Di eksekutif juga kita, alhamdulillah ada juga Wakil Bupati yang dari Golkar,” kata DW.
Maka dia berharap siapapun yang akan terpilih sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Bangka Barat, bisa lebih meningkatkan capaian yang telah diiraih pada pemilu sebelumnya.
“Dan kejar target seperti yang disampaikan Pak Sekjen dari provinsi tadi, targetnya legislatif, kita ketua, eksekutif, kita bupati,” cetusnya.
Apakah DW siap diusung sebagai Bangka Barat 1 pada Pilkada 2029 mendatang?
“Nah itu belum tahu. Kita juga belum tahu mekanisme seperti apa nanti kan. Itu masih dipikirkan masih dipertimbangkan,” ujar DW. ( SK )
Partai Golkar Percaya Diri Bidik Target Kursi Bangka Barat 1 dan Ketua DPRD






























