Muntok — Komunitas Bonsai Lestari bekerja sama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Barat menggelar acara Pameran Bonsai bertajuk ” Bersemi di Era Pandemi, Maju Sejahtera dan Bermartabat “, di Pantai Batu Rakit, Muntok, Rabu ( 10/11 ).
Kegiatan dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional ini dibuka oleh Wakil Bupati Bangka Barat, Bong Ming, didampingi Kapolres, AKBP Agus Siswanto. Turut hadir, Kadisparbud Bangka Barat, Muhammad Ali dan Kepala Unmet Muntok, Wiyono.
R. Imam Widartowo selaku Panitia Pelaksana mengatakan, bonsai yang dipamerkan berjumlah ratusan, terdiri dari tanaman lokal dan luar daerah, dari yang harganya ratusan ribu hingga puluhan juta rupiah.
Kendati hanya pameran, bonsai yang dipajang bisa juga dibeli oleh pengunjung yang berminat, bila pemilik merasa harga yang ditawarkan cocok.
Tanda tanaman mungil ini bisa dibeli dapat dilihat dari nomor handphone yang dicantumkan pada pot bonsai yang dipajang.
” Jadi disini bonsainya ada yang sudah menang kontes ada juga yang belum. Kalau harga cocok dan ada peminat mereka bisa membeli, tapi tergantung pemiliknya mau jual apa nggak. Kalau ada nomor HP itu dijual, tapi kalau nggak ada nomor HP artinya bonsainya tidak dijual,” ujar R. Imam.
Menurut dia, bonsai yang paling murah dibandrol sekitar Rp. 300 sampai Rp. 500 ribu, sedangkan yang paling mahal bisa mencapai puluhan juta.
” Mahalnya karena sudah menuju kontes, bisa dibilang sudah mateng gitu. Proses bonsai itu kan bertahun – tahun, kalau kita sudah ikut kontes, itu dinilai dari juri. Jadi makin tinggi nilai benderanya makin tinggi harganya,” ujar Imam.
Menurut dia, pameran ini sudah direncanakan sejak lama, tapi selalu tertunda karena pandemi Covid – 19 sehingga baru bisa terlaksana di akhir 2021. Tahun depan, R. Imam dan komunitasnya berniat menggelar kontes.
Wakil Bupati Bangka Barat, Bong Ming Ming sangat mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi Komunitas Bonsai Lestari dan Disparbud ini.
” Di masa – masa pandemi ini memang kita harus berpikir cerdas, berpikir kritis tidak kerdil, bonsainya boleh kerdil tapi pemikiran jangan kerdil. Dan ini sudah dibuktikan oleh kawan – kawan komunitas bonsai dan Disparbud melibatkan BUMN dalam hal ini PT. Timah,” ujar Bong Ming Ming.
Wabup berharap dengan acara seperti ini akan membawa dampak positif bagi masyarakat, khususnya bagi para pelaku UMKM serta pecinta bonsai dalam komunitas itu sendiri.
” Ke depan Insya Allah kita mendukung
dari segi pendanaannya dan ( event ini ) bisa naik ke skala nasional,” ucap Bong Ming Ming. ( SK )
Pantai Batu Rakit Muntok Jadi Ajang Pameran Bonsai






























