BANGKA BARAT — Bupati Bangka Barat Markus menanggapi sentilan Ketua BKPRMI Nendar Firdaus agar menambah insentif ustadz dan ustadzah TKA/TPA.
Hal itu disampaikan Markus saat menghadiri wisuda santri TKA/TPA ke – XXII tahun 2025 di Lapangan Atletik Pemerintah Kabupaten Bangka Barat di Kecamatan Mentok, Sabtu ( 14/6/2025 ).
“Pak Nendar berharap ada tambahan insentif untuk ustadz ustadzah. Insya Allah Pak Nendar kalau keuangan kita memungkinkan akan kami tingkatkan Pak Nendar,” ujar Markus dalam sambutannya.
“Tapi mohon doa restunya karena kondisi keuangan kita tahun ini harap maklum. APBD baru yang kami susun itu tahun 2026. Tahun ini sudah disusun tahun sebelumnya,” sambung dia.
Markus yang menyampaikan sambutan didampingi Wabup Yus Derahman juga menegaskan, bahwa dirinya dan Yus adalah bupati dan wakil bupati untuk semua agama.
Karena itu ia minta agar masyarakat tidak mudah percaya bila ada isu – isu negatif yang beredar terkait dirinya dan Yus Derahman.
“Makanya saya sampai kan kepada bapak ibu semuanya, saya dan Pak Yus ini bupati dan wakil bupati untuk semua agama. Jadi kalau ada orang yang ngomong ini ngomong itu yang tidak jelas jangan mudah dipercaya,” tukas Markus.
Sebab menurut Markus, dia dan Yus bisa hadir di acara wisuda ini sebagai kepala dan wakil kepala daerah, dipilih oleh masyarakat Bangka Barat karena anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa.
“Kami percaya jabatan adalah pemberian Yang Maha Kuasa. Tidak ada manusia yang dapat melawannya. Kalau Yang Maha Kuasa telah menakdirkan saya dengan Pak Yus, ya itu lah yang terjadi,” ujarnya.
“Di moment yang baik ini kami mengucapkan terima kasih kepada bapak ibu, baik yang mendukung atau tidak mendukung kami yang sudah pemilukada di tahun kemarin. Kami ucapkan terima kasih kepada bapak ibu semuanya sehingga saya dengan Pak Yus Derahman bisa memimpin Bangka Barat untuk lima tahun ke depan,” ucap dia. ( SK )
Markus: Saya dan Pak Yus Bupati dan Wakil Bupati Semua Agama






























