Maksimalkan Pemanfaatan Pelabuhan Mentok, Pemkab Babar Gandeng PT Pelindo

BANGKA BARAT — Pemerintah Kabupaten Bangka Barat masih terus berupaya untuk memaksimalkan pengelolaan dan pemanfaatan Kawasan Pelabuhan Mentok di Kelurahan Tanjung.

Untuk itu Pemda akan kembali menjalin kerja sama dengan PT. Pelindo Regional II Pangkalbalam. Sebab kerja sama antara kedua belah pihak tersebut telah berakhir. 

Menurut Wakil Bupati Bangka Barat Yus Derahman kerja sama ini harus tetap berlanjut, dengan pertimbangan peningkatan pendapatan asli daerah ( PAD ) dari sektor perikanan dan kelautan. 

“Kerja sama antara PT. Pelindo dan Pemkab Bangka Barat sudah berakhir, maka perlu dilakukan lagi perpanjangan MoU. Dengan demikian kita berharap dapat melakukan penataan dan meningkatkan PAD dari sektor kelautan ini,” ujar Yus Derahman.

Sementara itu Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bangka Barat Yovie Mardiana mengatakan, untuk pengembangan kawasan Pelabuhan Mentok harus melibatkan sejumlah stakeholder. 

“Ada beberapa stakeholder yang terlibat di dalam Mou tersebut, di antaranya Dinas Perikanan terkait dengan tempat pelelangan ikan. Kemudian Disbudpar, DKUP dan Dinas Perkimhub,” ujarnya. 

“Tindak lanjut MOU tersebut Dinas Perikanan merealisasikan kegiatan dengan Pelindo berupa pengelolaan tempat pelelangan ikan ( TPI ) di Kawasan Pelabuhan Lama Mentok,” sambung Yovie.

Di lain pihak, General Manager (GM) PT. Pelindo II Cabang Pangkalbalam, Ahmad Yoga Suryadarma menyambut baik rencana kerja sama tersebut. 

“Kami siap bersinergi serta bekerja sama dengan Pemkab Bangka Barat dalam memanfaatkan potensi Pelabuhan Mentok. Tak lain untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bangka Barat,” sebut dia. ( Red )


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *