Kekurangan Listrik di Babel akan Teratasi

Muntok — Dunia investasi di Bangka Belitung tidak akan terkendala persoalan listrik lagi. Kekurangan tenaga listrik akan terpenuhi dengan rampungnya sirkuit pertama landing point kabel laut Sumatera – Bangka.

Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman saat meninjau proyek Kabel Laut Sumatera – Bangka, PT. PLN di Pantai Tanjung Kalian, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Rabu ( 6/4 ) mengatakan, sirkuit pertama yang sudah terkoneksi berkekuatan 30 megawatt.

” Sebagaimana kita ketahui bahwa untuk sirkuit pertama itu sekarang sudah running sudah terkoneksi, tapi dia bertahap. Jadi sekarang sudah menambah ke angka 30 mega terus dia nambah sampai puncaknya sampai 90, ini untuk sirkuit pertama,” terang Erzaldi.

Dia mengatakan, bila kedua sirkuitnya telah rampung, maka kekuatannya akan mencapai angka 200 megawatt. Dengan demikian kebutuhan listrik di Bangka Belitung yang termasuk tinggi akan bisa terpenuhi. Gubernur memperkirakan akhir tahun 2022 proyek kabel laut sepanjang 36 KMS ini akan rampung.

” Dengan adanya sudah terkoneksi kabel laut Sumatera-Bangka, kita berharap pertumbuhan akan lebih cepat, karena banyak teman-teman yang ingin berinvestasi di Babel memang menunggu ketersediaan listrik,” jelas Erzaldi.

” Terutama di sektor perikanan, ada beberapa perkembangan pertumbuhan pembangunan tambak udang juga dan ada beberapa smelter yang akan kita bangun,” sambungnya.

Erzaldi menambahkan, konsumen pun akan lebih merasa nyaman karena ketersediaan listrik akan semakin baik dan tidak akan mempengaruhi tarif.

” Pemadaman karena pembangkit itu kemungkinan kecil, kecuali kalau pemadam karena kabel tersentuh pohon misalnya. Sekarang sudah nggak masalah, intinya siapa mau listrik ada dan tidak ada pemadaman,” tutupnya.

General Manager PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Wilayah Bangka Belitung (UIW Babel), Amris Adnan juga memastikan, pihaknya telah siap mendukung dunia investasi di Bangka Belitung, termasuk usaha tambak udang dan lain – lain.

” Pemasangan baru kita sudah siap, tambahan 200 mega, jadi kalau untuk tambak udang sesuai permintaan Gubernur bisa dipenuhi,” ujar Amris. ( SK )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *