Jatuh dari Kapal, Nelayan asal Banten Hilang di Perairan Karang Bubu

HEADLINE, MARITIM450 Dilihat

PANGKALPINANG — Seorang laki-laki bernama Johanes Sinegar ( 37) perantau asal Banten, dikabarkan hilang di laut akibat terjatuh dari kapal KM Pratama di perairan Karang Bubu, Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung, Senin ( 7/4/2025 ).

Johanes Sinegar sebelumnya bersama Johan, nakhoda KM Pratama berangkat dari Pelabuhan Jelitik menuju perairan Karang Bubu pada Minggu ( 6/4 ) pukul 23.00 WIB

“Setiba di lokasi, kapal tersebut sempat lego jangkar untuk memasang bubu. Ketika akan bergerak ke titik bubu berikutnya, korban yang sedang mengangkat jangkar, diduga terpeleset dan terjatuh,” jelas Supani, Dantim Basarnas yang saat ini masih melakukan pencarian, Selasa ( 8/4 ).

Menurut Supani, awalnya Johan selaku nakhoda tidak menyadari rekannya terjatuh ke laut. Detik selanjutnya setelah melihat Johanes hilang, dia berupaya mencari tapi tidak membuahkan hasil.

Johan pun segera memberitahukan hal itu kepada rekannya sesama nelayan menggunakan radio hingga informasi tersebut dilaporkan ke Polairud Bangka dan diteruskan ke Kansar Pangkalpinang untuk meminta bantuan SAR.

Kansar Pangkalpinang memberangkatkan satu tim rescue menuju lokasi kejadian menggunakan Kapal RBB Basarnas, yang didukung Tim Rescue Kansar Pangkalpinang, Ditpolairud Polda Babel, Satpolair Polres Bangka, Laskar Sekaban dan Sakasar bergerak menuju lokasi kejadian yang berjarak 49 nautical mile dari pelabuhan PTS Pangkalbalam.

“Sejak kemarin kami sudah melakukan upaya pencarian dengan berkoordinasi dengan keluarga pemilik kapal melalui radio komunikasi,” kata Supani.

“Mengingat jarak lokasi yang cukup jauh dan kondisi air yang surut pada saat informasi diterima, sehingga kami merencanakan pergerakan pada hari ini menggunakan RBB Basarnas. Semoga upaya pencarian hari ini dapat membuahkan hasil,” harapnya. ( SK )

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *