In House Training Kejari Babar Simulasi P3K

Duta Radio – Kejaksanaan Negeri Bangka Barat mengadakan pelatihan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaaan ( P3K ) bertajuk in House Training P3K di Kantor Kejaksaan Negeri Bangka Barat di Desa Daya Baru Kecamatan Muntok, Jum’at ( 12/01/2018 ).

Menghadirkan Tim Medis dari Rumah Sakit Umum ( RSUD ) Sejiran Setason yang di pimpin dr. Ari Widyanti yang memberikan  simulasi  P3K dan dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Barat, Neva Sari Susanti.

Neva Sari Susanti mengatakan pelatihan P3K berkaitan erat dengan tugas Kejaksaan terutama Bagian Tindak Pidana Umum   dan Pidana Khusus.  Pelatihan itu juga untuk  mengantisipasi hal – hal yang tidak diinginkan.

” Melihat kondisi kami yang harus bersidang jauh di Sungailiat dan itu membutuhkan waktu yang sangat lama, mengantisipasi hal – hal yang tidak diinginkan apabila ada kecelakaan atau sebagainya itu bisa langsung kita antisipasi dengan baik, ” ujar Neva, Jum’at ( 12/01 ) usai simulasi P3K.

Neva menekankan, pelatihan P3K ditujukan untuk seluruh karyawan, namun difokuskan pada Bagian Tindak Pidana Umum dan  Pidana Khusus.

” Yang harus pandai sebetulnya untuk seluruh karyawan, tetapi untuk yang berhubungan langsung dengan pelayanan masyarakat dan penegakan hukum Bidang Tindak Pidana Umum dan Pidana Khusus yang berinteraksi dengan terdakwa, tersangka, terpidana itu kan masih dalam kewajiban kita untuk menjaga dan antisipasi supaya tidak terjadi apa – apa,” jelas dia.

Dilain pihak di tempat yang sama,  dr. Ari Widyanti mengatakan kegiatan tersebut  dimaksudkan agar para pegawai Kejari  dapat menolong siapapun bila  terjadi kecelakaan.

” Hari ini kita melakukan latihan yang pertama yaitu resusitasi jantung paru atau CPR untuk membantu apabila menemukan pasien kecelakaan di pinggir jalan, maka mereka bisa membantu untuk menolong, jadi melakukan pertolongan pertama bila pasien tersebut tidak bernafas dan tidak ada denyut jantungnya. Jadi di harapkan dengan ada pelatihan ini mereka bisa menolong siapapun yang terjadi kecelakaan,” pungkas dr. Ari. ( SK )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *