Hilang saat Mencari Cumi, Pria Paruh Baya Ditemukan Terapung Tidak Bernyawa

HEADLINE, MARITIM536 Dilihat

BELITUNG — Seorang pria bernama Ronal ( 50 ) ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, setelah dikabarkan hilang saat mencari cumi – cumi di fishing ground Pulau Kalimambang, Kabupaten Belitung, Selasa ( 21/1/2025 ).

Menurut Kakansar Pangkalpinang I Made Oka Astawa, Ronal ditemukan terapung di sekitar Pulau Seliu, Belitung oleh para nelayan yang ikut mencari pria paruh baya itu pada Selasa pagi, pukul 08.02 WIB dengan jarak 24 Nautical Mile dari lokasi kapal korban ditemukan sebelumnya.

“Pencarian terhadap korban hari ini membuahkan hasil, korban diketahui berhasil ditemukan nelayan sekitar di Pulau Seliu dalam keadaan meninggal dunia. Kemudian tim bergegas menuju lokasi penemuan untuk melakukan evakuasi terhadap korban,” kata Oka.

Tim SAR gabungan kemudian mengevakuasi jenazah Ronal dari Pulau Seliu menuju dermaga Teluk Gembira dan selanjutnya dibawa menuju RSUD Dr. H Marsidi Judono, Tanjung Pandan.

Menurut Oka, Ronal Irawan merupakan mantan Kepala UPT Tanjung Pendam. Sebelumnya pria malang itu berangkat dari Pelabuhan Teluk menuju fishing ground di sekitar Pulau Kalimambang menggunakan perahu miliknya pada Minggu, ( 19/1 ) sekitar pukul 16.30 WIB.

Ronal diketahui biasanya kembali di pagi hari, tapi kali ini dia tidak kunjung pulang.
Keluarganya berusaha menghubungi namun Ronal tidak dapat dihubungi.

“Kemudian pada Senin 20 Januari 2025 keluarga korban mencari keberadaan korban hingga pada pukul 14.17 WIB, perahu korban ditemukan beserta peralatan korban masih di atas perahu tersebut,” terang Oka.

Sayangnya Ronal tidak ditemukan berada di sekitar perahu. Pihak keluarga pun melaporkan kejadian tersebut ke Kansar Pangkalpinang untuk meminta bantuan SAR.

Selanjutnya Kansar Pangkalpinang memberangkatkan 1 tim rescue USS Tanjung Pandan menuju lokasi kejadian untuk membantu proses pencarian dan Ronal berhasil ditemukan, walaupun sudah tidak lagi bernyawa.

Oka mengucapkan terima kasih kepada
segenap unsur SAR Gabungan, Pos TNI AL Tanjung Pandan, Babinsa Pulau Seliu, Direktorat Polairud Polda Babel, Polairud Tanjung Pandan, BPBD Belitung, Damkar Belitung dan segenap nelayan yang turut membantu proses pencarian.

“Atas berhasil ditemukannya korban, maka operasi SAR diusulkan untuk ditutup dan diucapkan terima kasih,” tutup Oka. ( SK )





Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *