Hampir 100 Persen Warga Desa Bakit Dibuatkan Rekening

Parittiga — Rencana PT. Timah mengoperasikan KIP di perairan Teluk Kelabat Dalam akhirnya terealisasi. Beberapa KIP tampak sudah beraktivitas di kawasan Tanjung Rhu, Desa Bakit, Kecamatan Parittiga, Jum’at ( 12/11 ).

Menurut Sekretaris Forum Masyarakat Pesisir Bakit, Joni Fadlan, kondisi di Desa Bakit pun kondusif. Masyarakat bisa menerima kehadiran KIP, itu terbukti dengan banyaknya masyarakat yang menyerahkan KK dan KTP untuk dibuatkan rekening ATM BRI.

” Untuk pembuatan rekening dan ATM BRI sekitar 452 orang. Sedangkan untuk seluruh kepala kekuarga ada sekitar 455, jadi mungkin ada yang nambah, jadi boleh dikatakan sudah 95 persen,” ujar Joni saat ditemui di BumDes Desa Bakit, Jumat kemarin.

Dikatakannya, saat ini tidak ada lagi gejolak di masyarakat karena mayoritas sudah menyetujui kehadiran KIP di perairan mereka. Bahkan warga merasa senang mendapatkan kompensasi setiap bulan.

Joni berharap dengan adanya KIP tersebut, pembangunan masjid di desa mereka yang sudah terbengkalai sekian lama bisa diselesaikan.

“ Harapan kita dengan adanya KIP ini pembangunan masjid kami harapkan bisa terselesaikan, juga kondisi saat ini mulai masuk musim barat biasanya gelombang besar, jadi bisa membantu perekonomian masyarakat, adanya aktivitas ini adanya kontribusi dari kapal isap ini,” kata dia.

Di lain pihak, Pengawas Yayasan Harapan Masyarakat Desa Bakit, Rudi Fitrianto menilai, PT. Timah sejak awal sudah ” on the track “, dengan kata lain, sudah sesuai aturan yang ada. Sosialisasi kepada masyarakat juga sudah dilakukan.

” Kegiatan operasi KIP di Desa Bakit itu tentunya sudah on the track, PT Timah juga sudah melakukan tahapan-tahapan sosialisasi dengan masyarakat desa Bakit yang terdampak. Alhamdulillah PT. Timah melalui KIP-nya telah melakukan aktivitas beroperasi disana dengan situasi aman kondusif,” tukas Rudi.

Menurut Rudi, pembuatan rekening di BRI bagi masyarakat yang terdampak dengan menyerahkan KTP dan KK sudah mencapai hampir 100 persen.

“Jadi apa yang kita upayakan melalui Yayasan Harapan Masyarakat Bakit, untuk mengakomodir agar nanti proses memberikan sumbangan kepada masyarakat melalui pemberian KTP KK, dan itu pun sudah berjalan maksimal, sampai hari ini ini sudah hampir 100% masyarakat sudah menyerahkan KK KTP-nya,” ujar Rudi.

Ibu rumah tangga warga Dusun Belembang, Desa Bakit, Erma Nuryana (41) mengaku senang dan menyetujui beroperasinya KIP di desa mereka. Ia dan IRT lain telah menyerahkan KK dan KTP untuk dibuatkan rekening BRI, agar kompensasi dari PT. Timah mengalir setiap bulan.

” Kalau kami mewakili kawan-kawan kepingin masjid kami selesai mintanya dengan adanya kapal ini. Harapan kami ingin merasa enak, kalau bisa masyarakat nyaman merasakan kalau kapal beroperasi, jadi kita sama-sama merasakan masyarakat nelayan semuanya kalau kapal beroperasi,” ucap Erma. ( SK )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *