Demi Kemajuan Belo Laut, Kapolres Babar Mediasi Masyarakat Pro Kontra KIP

BANGKA BARAT — Kapolres Bangka Barat, AKBP Fedriansah memediasi permasalahan Kapal Isap Produksi ( KIP ) di Desa Belo Laut dengan menghadirkan semua pihak, baik pro maupun kontra di Gedung Catur Prasetya, Mako Polres Bangka Barat, Jum’at ( 8/1/2021 ) kemarin.

Tujuan mediasi kata Kapolres, semua pihak diharapkan dapat menyikapi permasalahan ini dengan hati yang tenang, sehingga dapat memajukan desa Belo Laut agar menjadi lebih maju perekonomiannya.

Dikatakan Kapolres, kasus pengrusakan di Kantor Desa Belo Laut tanggal 4 Januari lalu berakhir mediasi dengan dipimpin langsung oleh dirinya.

Para pihak yang hadir yaitu, Kepala Unit Tambang Laut Bangka, Rian, mantan anggota DPRD Provinsi Babel, Bong Ming Ming selaku pihak yang memberikan jaminan, Arbiyanto selaku anggota DPRD Provinsi Babel dapil Bangka Barat, Kades belo laut, Ibnu serta Sekdes, Iwan.

Hadir pula mitra KIP, pihak Bank BRI, Andi selaku lawyer masyarakat Belo, Panitia KIP, serta masyarakat nelayan baik pro maupun kontra.

Kapolres mengatakan telah melakukan diskusi dengan penyidik dan berharap mediasi nantinya dapat berakhir dengan damai.

” Telah kita lakukan periksa sejumlah saksi dengan berbagai alat bukti yang ada dari permasalah Belo Laut , Seyogyanya permasalahan tersebut kita tingkatkan kepenyidikan karena berdasarkan bukti-bukti yang ada, rekaman video, saksi-saksi yang ada, kita dapat pastikan ada yang dapat dinaikan sebagai tersangka. Namun itu menjadi hal yang tidak saya sukai, karena terus terang bukan itu tujuan saya, melainkan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat Belo Laut,” ungkap Fedriansah.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan pembagian 916 buku tabungan langsung kepada masyarakat Belo Laut.

Di kesempatan yang sama, Bong Ming Ming menyebut, dirinya bersedia menjadi jaminan agar masyarakat Belo Laut yang melakukan pengrusakan tidak dikenai sanksi hukuman.

Dia menekankan agar masyarakat lebih bijak dalam melakukan sesuatu hal serta lebih mengedepankan musyawarah mufakat.

” Semoga ini menjadi momentum bagi kita semua untuk menjadi orang-orang yang mempunyai kepribadian yang lebih baik lagi, artinya sebelum bertindak coba fikirkan apa-apa yang akan kita lakukan, apakah menyakiti orang lain atau tidak, ” ujar Bong Ming Ming. ( Red )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest

%d blogger menyukai ini: