Cipto Berjanji Akan Membawa Masalah TI Apung Teluk Kelabat ke Pemprov Babel

Muntok — Sekretaris Komisi III DPRD Bangka Barat, Adi Sucipto berjanji akan membawa permasalahan TI apung Teluk Kelabat Dalam yang dikeluhkan puluhan nelayan ke Pemerintah Provinsi Babel.

Selain itu, aspirasi yang disampaikan nelayan Desa Bakit, Pusuk, Semulut dan lain – lain yang minta tambang ilegal tersebut ditertibkan juga akan dibahas pula pada rapat Badan Musyawarah ( Banmus ) DPRD Bangka Barat.

Dia mengatakan, pihaknya akan mendatangi Dinas Pertambangan Provinsi Babel secepatnya.

” Nanti ini akan kami bawa dan Insya Allah mudah – mudahan nanti kita jadwalkan ke Pangkalpinang ke Dinas Pertambangan, ini akan kami sampaikan sehingga semuanya jelas. Dan tidak lama-lama minggu depan Insya Allah kami ke sana karena jangan sampai ada benturan,” kata Cipto dalam audiensi dengan para nelayan di Gedung Mahligai Betason 2, Kamis ( 28/1/2021 ).

Dia menyetujui pendapat Wakil Ketua Komisi III, Samsir yang mengatakan, polemik tambang laut ini bisa diselesaikan bila Perda RZWP3K benar – benar ditegakkan. Sebab sebut Cipto, dalam Perda Nomor 3 Tahun 2020 itu jelas, kawasan Teluk Kelabat Dalam masuk zona budidaya dan nelayan tangkap, sedangkan yang diluar itu masuk zona pertambangan.

” Apa yang dikatakan Pak Samsir benar, ada aturannya kok aturan dilanggar. Kan Perda itu sudah ditetapkan sudah disahkan dan sudah harus dijalankan sehingga ini menjadi PR mereka khususnya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini,” tukasnya.

Dia berharap para nelayan yang menolak aktivitas TI apung bisa menahan diri dan tidak melakukan hal – hal yang merugikan diri sendiri. Menurutnya, masalah ini bisa diselesaikan dengan cara – cara yang baik.

” Saya berharap kepada bapak – bapak yang hadir hari ini untuk menahan diri, jangan sampai menimbulkan konflik di masyarakat, ketertiban keamanan kita terganggu, sehingga nanti yang ruginya bapak – bapak lah,” himbau dia. ( SK )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest

%d blogger menyukai ini: