BLHD Babel Pantau IPAL Tambak Udang PT. HOKI Rambat

Muntok — Badan Lingkungan Hidup Daerah ( BLHD ) Provinsi Bangka Belitung ( Babel ) mendatangi perusahaan tambak udang PT. HOKI di Desa Rambat, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat, Senin ( 6/7/2020 ) siang.

Kepala BLHD Babel, Eko Kurniawan dan rombongan didampingi diantaranya, Pj. Sekda Bangka Barat, Hartono, S.E, Kepala BLHD Bangka Barat Ridwan dan Kepala Desa Rambat, Ali Imron.

Eko Kurniawan usai peninjauan mengatakan, maksud kedatangan mereka ke PT. HOKI dalam rangka verifikasi lapangan karena adanya pengaduan masyarakat Desa Rambat kepada Komisi II DPRD Provinsi Babel beberapa waktu lalu.

” Kemudian di forum itu kita sepakati hari ini cek ke lapangan, terkait juga surat teguran kami ke PT. HOKI, yang bulan April kemarin kalau nggak salah,” jelas Eko kepada awak media via telepon, Senin ( 6/7/2020 ) sore.

Disamping itu lanjut Eko, pihaknya juga ingin melihat kemajuan pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah ( IPAL ) di PT. HOKI. Ternyata IPAL tersebut belum selesai. Karena itu pihaknya pun memasang plang larangan membuang limbah ke media lingkungan. Namun ia menambahkan, PT. HOKI telah mengantongi izin.

” Intinya sih itu sebetulnya. Artinya verifikasi ke lapangan terkait ketaatan mereka, kemudian tindak lanjut laporan masyarakat. Kalau perizinan sudah IPAL-nya ini yang belum selesai,” sebutnya.

Dikatakan Eko, saat ini PT. HOKI telah membuat IPAL, namun terkendala karakter tanah yang labil sehingga mudah roboh bila terkena hujan.

” Sekitar bulan Februari Maret itu belum, sekarang baru mereka buat ( IPAL ) tapi belum selesai. Melihat kondisi di lapangan memang tanahnya itu sudah terbentuk dibantai hujan roboh lagi. Jadi kendala-kendala teknis seperti itu sebenarnya yang dihadapi mereka,” katanya.

Dia menambahkan, pemasangan plang di PT. HOKI juga menjadi pesan untuk pelaku usaha tambak lain agar segera mengurus perizinannya. Eko menegaskan pihaknya tidak akan mempersulit.

” Makanya kalau masyarakat ngadu itu bagus bisa kita kontrol. Kami pemasangan plang itu paling tidak pesanlah bagi kawan-kawan petambak yang lain agar cepat mengurus izin. Itu tidak dipersulit lah yang penting diurus izinnya,” ujar Eko. ( SK )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest

%d blogger menyukai ini: