Asma, Warga Dusun Selindung Kebagian Rumah dari PT. Timah dan Kodim 0431/BB

Muntok — Program TNI Manunggal Membangun Desa ( TMMD ) ke – 110 yang dimotori Kodim 0431 Bangka Barat bekerja sama dengan PT. Timah kembali melakukan renovasi Rumah Tidak Layak Huni ( RTLH ). Kali ini giliran Asma ( 76 ) mendapatkan giliran dibangunkan rumah baru.

Peletakan batu pertama pembangunan rumah Asma di Dusun Selindung, Desa Air Putih dilakukan Kepala Unit Metalurgi ( Unmet ) Muntok, Wiyono bersama Dandim 0431 Bangka Barat, Letkol Inf. Agung Wahyu Perkasa, Jum’at ( 12/3 ) siang.

Wiyono mengatakan, kegiatan ini masih dalam rangkaian kerja sama PT. Timah dengan Kodim 0431/BB pada TMMD ke – 110 yang membidik sasaran pembangunan fisik RTLH serta pengentasan stunting.

” Rumah Ibu Asma ini yang kedua dalam RTLH, luasnya 5×6 meter. Selesainya kalau dengan Pak Dandim kita bisa cepat ini, dua minggu selesai. Karena dijagain. Ini permanen. Itu bahan – bahannya juga standard,” jelas Wiyono.

Senada dengan Wiyono, Dandim 0431/BB, Letkol Inf. Agung Wahyu Perkasa menargetkan dalam waktu dua minggu, rumah di Dusun Selindung ini harus rampung.

” Targetnya dua minggu udah selesai karena memang harus selesai dan wajib selesai,” ujar Agung.

Menurut Dandim, dipilihnya rumah Asma untuk direnovasi karena pertimbangan keamanan dan kenyamanan, dimana sebelumnya tempat tinggal janda tua anak satu ini sudah lapuk dan tidak layak lagi untuk dihuni.

” Memang rumah itu sudah tidak layak, dan dari segi keamanan dan kenyamanan kurang bagus. Bisa dilihat itu bahan – bahan awalnya sudah kita bongkar dari kayu yang sudah lapuk. Jadi ini kita bersinergi dengan PT. Timah membangun rumah yang betul – betul kokoh dan kuat,” jelasnya.

Rumah di Selindung ini kata Dandim merupakan RTLH terakhir yang mereka bangun. Sasaran selanjutnya, pihaknya akan merenovasi lapang bola volli di Desa Air Limau.

Dilain pihak, Asma, warga Dusun Selindung Desa Air Putih merasa bersyukur dan berterima kasih kepada PT. Timah dan Kodim 0431 yang telah membangunkan rumah untuk dirinya. Wanita tua ini mengaku tidak mampu bekerja lagi dan hanya mengharapkan nafkah dari anak laki – laki semata wayangnya.

” Saya tinggal sama anak. Hanya berdua. Saya nggak bisa kerja lagi cuman di rumah. Nafkah dari anak. Senang sekali banyak terima kasih sama semua – semua lah,” ungkap dia.

Sebelum peletakan batu pertama, Wiyono didampingi Divisi CSR PT. Timah bersama Agung juga menggelar bakti sosial berupa pembagian sembako kepada warga Dusun Selindung, Desa Air Putih. ( SK )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest

%d blogger menyukai ini: