RSUD Sejiran Setason Usung Konsep One Stop Service, Ini Keunggulannya

HEADLINE, KESEHATAN68 Dilihat

BANGKA BARAT – Bupati Bangka Barat Markus meresmikan Gedung Instalasi Rawat Jalan dan Instalasi Dialisis RSUD Sejiran Setason di Kecamatan Mentok, Senin (29/6/2026).

Peresmian itu semakin meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat melalui sarana dan prasarana di RSUD Sejiran Setason.

Gedung ini menjadi bagian dari transformasi pelayanan kesehatan di Bangka Barat yang mengusung konsep One Stop Service, sehingga masyarakat dapat memperoleh berbagai layanan medis dalam satu lokasi secara lebih cepat, mudah dan nyaman.

Markus mengatakan kehadiran gedung baru Instalasi Rawat Jalan dan Instalasi Dialisis RSUD Sejiran Setason merupakan bukti nyata dari komitmen pemerintah daerah dalam pelayanan kesehatan

“Kami berkomitmen penuh untuk menghadirkan tenaga medis yang terbaik, fasilitas medis yang lengkap, aman dan ruang pelayanan yang nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang,” kata dia.

Menurut Markus, pemerintah daerah juga terus berupaya memenuhi kebutuhan sumber daya manusia kesehatan, terutama dokter spesialis, sekaligus memperkuat dukungan peralatan medis di rumah sakit milik daerah tersebut.

“Saya selaku pemilik rumah sakit daerah telah berjuang, melakukan audiensi dengan Kemenkes RI terkait kekosongan SDM dokter spesialis jantung pembuluh darah dan audiensi terkait dukungan alat kesehatan untuk pengembangan transformasi pelayanan di RSUD Sejiran Setason,” cetusnya.  

Markus menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran RSUD Sejiran Setason yang dinilai telah berupaya melakukan berbagai inovasi pelayanan demi meningkatkan kepuasan masyarakat.

Menurut dia dengan konsep One Stop Service ini, masyarakat dapat memperoleh berbagai layanan dalam satu kawasan pelayanan, mulai dari pendaftaran, pojok Mobile JKN, konsultasi dokter spesialis, pengambilan obat hingga pembayaran yang berada dalam satu gedung.

“Di Instalasi Rawat Jalan ini, mulai dari tempat pendaftaran, Pojok Mobile JKN, kemudian konsultasi dengan dokter spesialis, mengambil resep dan kasir sudah ada di dalam poli ini,” katanya. 

Selain itu, rumah sakit juga telah dilengkapi berbagai layanan penunjang seperti laboratorium, radiologi digital (Digital Radiography), Unit Transfusi Darah, fisioterapi, hingga rencana pengoperasian layanan CT Scan.

Bahkan layanan USG Obgyn yang tersedia saat ini telah menggunakan teknologi lima dimensi.

“Begitu juga dengan pelayanan penunjang seperti laboratorium, layanan radiologi dengan alat canggih (DR/Digital Radiography) dan ke depannya akan ada layanan CT Scan. Perlu saya sampaikan juga USG Obgyn saat ini adalah lima dimensi,” ucapnya. 

“Selain itu, ada layanan Unit Transfusi Darah (UTD) dan layanan fisioterapi juga dekat dari poli ini, sehingga pasien dan keluarga pasien tidak perlu berjalan jauh-jauh dari satu pelayanan ke pelayanan lainnya,” sambungnya. 

Tidak hanya itu, Markus juga telah menyiapkan rencana pengembangan RSUD Sejiran Setason menjadi gedung pelayanan terpadu empat lantai guna menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan yang terus meningkat.

“Saya juga ke depannya sudah menyusun program kerja akan membangun RSUD Sejiran Setason terintegrasi menjadi gedung empat lantai,” ucapnya. ( * )



Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *