BANGKA BARAT — Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat kembali mendapat kunjungan dari Kedutaan Besar Australia dan sanak keluarga para perawat Negeri Kanguru yang meninggal dunia di Pantai Radji pada Perang Dunia II.
Seperti tahun – tahun sebelumnya, kedatangan warga Australia ke Kecamatan Mentok bertujuan memperingati tewasnya 22 orang perawat Australia yang ditembak tentara Jepang dalam Perang Dunia II, tanggal 16 Februari 1942.
Tahun ini warga negara asing yang datang ke Kecamatan Mentok berjumlah 34 orang, di antaranya Kepala Pertahanan Kedutaan Besar Australia Jakarta BRIG Micah Batt DSM CSC, Konsul Jenderal Kedutaan Besar Australia Jakarta Milissa McDowell, Atase Pertahanan Kedutaan Inggris di Jakarta Kolonel Paul Matthews, Atase Pertahanan Kedutaan Besar Selandia Baru Jakarta Kolonel Jeremy Ramsden serta segenap anak cucu perawat Australia yang meninggal di Pantai Radji.
Kedatangan mereka disambut hangat oleh Pemerintah Kabupaten Bangka Barat yang menggelar wellcome dinner di Rumah Dinas Bupati Bangka Barat di Kecamatan Mentok, Minggu ( 15/2/2026 ).
Selain menikmati makam malam, para tamu mancanegara tersebut disuguhi pertunjukan kesenian daerah yang ditampilkan Sanggar Seruni.
Bupati Bangka Barat Markus mengatakan, pihak Kedutaan Besar Australia sangat berterima kasih atas sambutan hangat yang luar biasa dari pemerintah daerah.
Markus melihat peringatan Perang Dunia II ini merupakan peluang bagi Bangka Barat untuk dikunjungi lebih banyak wisatawan mancanegara.
“Mereka bisa membantu kita dengan mengajak kawan-kawan nanti untuk main ke sini juga, untuk datang ke Bangka Barat ini,” kata Markus.
“Tentunya harapan kita, dengan kedatangan rombongan ini, mereka bisa membantu kita menyampaikan kepada kolega mereka dan kawan-kawan mereka, serta sanak keluarga mereka untuk berwisata di Bangka Barat ini,” sambung Markus.
Namun menurut Markus, untuk pengembangan Pantai Radji ke depan tidak mudah, karena pantai tersebut masuk kawasan hutan lindung, tentu harus mendapatkan izin dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
“Tapi kita lihat ini sebagai salah satu potensi kita nanti, nanti akan kita pikirkan, mungkin akan kita bicarakan nanti,” ujarnya.
Pihak Australia sendiri kata Markus selama ini sudah banyak memberikan bantuan, salah satunya ke PMI Bangka Barat, berupa alat – alat kesehatan.
Markus juga berharap kunjungan rutin warga negara Australia ini bisa meningkatkan sektor pariwisata di Bangka Barat ke depan.
Namun untuk membenahi akses jalan ke Pantai Radji yang masih buruk, Markus memberikan komentar singkat.
“Coba kita lihat nanti. Saya kan jadi bupati baru tujuh bulan,” ucapnya. ( SK )
Warga Australia Tiap Tahun Ziarah Korban PD II di Bangka Barat, Begini Komentar Bupati






























