2 Pejabat Eselon II Bangka Selatan Serentak Mengundurkan Diri

BANGKA SELATAN – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan kembali diterpa kabar mengejutkan. Setelah sebelumnya diberitakan Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakuda) Agus Pratomo, menyatakan pengunduran dirinya.

Kini giliran Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Herman, yang turut menyatakan mundur dari jabatannya.

Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Herman saat dikonfirmasi pada Rabu (21/5/2025). Ia membenarkan bahwa dirinya mengundurkan diri bersamaan dengan Agus Pratomo.

“Ya, benar. Hanya saja saya belum menerima surat perintah atau SK keluar,” ujar Herman kepada awak media.

Menurut Herman, pengunduran dirinya disampaikan secara resmi pada 22 April 2024, bertepatan dengan pelaksanaan rapat paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati di DPRD Bangka Selatan.

“Pas tanggal paripurna LKPJ di DPRD. Saat ini saya hanya ingin calm down,” katanya singkat.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Kabupaten Bangka Selatan Suprayitno, turut membenarkan kabar pengunduran diri tersebut.

Meski demikian, ia menyebutkan bahwa kepastian mengenai tanggal efektif pengunduran diri sebaiknya dikonfirmasi kepada Sekretaris Daerah.

“Iya (benar). Kalau untuk terhitung mulai tanggal, coba cek ke Pak Sekda karena tidak sama,”ujar Suprayitno.

Herman dikenal sebagai salah satu pejabat penting di lingkungan Pemkab Bangka Selatan, khususnya dalam perencanaan pembangunan daerah.

Selama menjabat sebagai Kepala Bappelitbangda, ia berperan dalam merancang dan mengimplementasikan berbagai kebijakan strategis berbasis data yang bertujuan meningkatkan pembangunan daerah secara berkelanjutan.

Salah satu peran signifikan yang diembannya adalah dalam penyusunan dan harmonisasi rancangan peraturan daerah (Ranperda) serta peraturan bupati (Ranperbup), termasuk dalam dokumen Rencana Aksi Daerah (RAD) Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan 2024–2029.

Program tersebut dinilai sebagai upaya konkret pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan ekonomi masyarakat melalui sektor perkebunan, khususnya kelapa sawit, yang menjadi komoditas unggulan di wilayah tersebut.

Hingga berita ini ditulis, belum diketahui siapa yang akan menggantikan posisi Herman secara definitif. Sementara posisi Kepala Bakuda saat ini dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt) Netty, yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Bakuda.

Pemerintah daerah pun belum memberikan pernyataan resmi terkait alasan mundurnya dua pejabat eselon II ini secara bersamaan. (Suf)


Link sumber: https://mediaqu.co




Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *