Warga Binaan Selundup Narkoba ke Dalam Rutan Muntok, Modus Titip Barang Besukan

Muntok — Test urine enam orang warga binaan yang dilakukan Tim Rumah Tahanan ( Rutan ) Negara kelas IIB Muntok membuahkan hasil mengejutkan. Dari test tersebut, terungkap fakta enam warga binaan mengkonsumsi narkoba.

Kasat Narkoba Polres Bangka Barat, AKP Umar Dani menjelaskan, test urine digelar di Rutan Muntok berawal dari kecurigaan terhadap warga binaan berinisial SA alias KO serta beberapa orang rekannya. Pihaknya kata Umar mendapatkan informasi terkait hal tersebut dari Kepala Rutan, Abdul Rasyid Meiliala.

” Hasil test urine enam orang tersebut semuanya positif mengandung metamfetamine,” jelas Umar Dani, Selasa ( 24/11/2020 ).

Setelah mendapatkan informasi, pada Jum’at ( 20/11 ) dini hari, anggota Opsnal Sat Resnarkoba Polres Bangka Barat berkoordinasi dengan pihak Rutan mengamankan dua warga binaan pemakai sabu di Rutan Kelas IIB Muntok.

Kedua tersangka yang diringkus yakni, Kepala Kamar Napi/WBP ( Warga Binaan Pemasyarakatan Rutan Muntok) berinisial SA alias Ko (28), warga Desa Mislak, Kecamatan Jebus dan DE alias TO ( 32 ), warga Desa Jebu, Kecamatan Parittiga. Sedangkan empat lainnya masih menjalani pemeriksaan.

Menurut Umar, saat penggeledahan dilanjutkan ke dalam Rutan, petugas menemukan satu bungkus plastik klip bening diduga berisi sabu – sabu. Barang tersebut disembunyikan di dalam lipatan celana hitam yang digantung di jemuran blok kamar warga binaan.

” Dan dari hasil penggeledahan ditemukan narkotika jenis sabu-sabu dengan berat bruto 0,43 gram. Selanjutnya untuk terlapor beserta barang bukti yang ada diamankan ke Polres Bangka Barat untuk proses lebih lanjut,” bebernya.

Umar mengungkapkan, berdasarkan keterangan dari DE alias TO, mereka mendapatkan sabu – sabu dari temannya yang bernama YN. Mereka menghubungi YN via telepon dan barang haram tersebut diselundupkan ke dalam Rutan dengan cara dimasukkan ke dalam botol pembersih wajah.

” Modusnya menitipkan barang besukan untuk napi/warga Binaan Pemasyarakatan, tujuan penerima besukan atas nama SA alias KO,” kata Umar.

Kasat Narkoba menambahkan, tersangka diduga melanggar tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika golongan I bukan tanaman, sebagaimana di maksud dalam Pasal 112 ayat (1) UU No. 35 tahun 2009 Tentang Narkotika. ( SK )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest

%d blogger menyukai ini: