Wabup Yus Derahman Tinjau Jalan Rusak, Instruksikan Hal Ini kepada Kadis PUPR

BANGKA BARAT — Sejumlah jalan rusak di Kabupaten Bangka Barat menarik perhatian Wakil Bupati Yus Derahman. Pria asal Kecamatan Tempilang ini memantau langsung ruas jalan rusak agar bisa segera diperbaiki.

Tujuannya agar aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah tidak terganggu akibat jalan rusak.

Wabup Yus Derahman didampingi Kepala Dinas PUPR Bangka Barat Novianto memantau jalan rusak di Desa Tumbakpetar, Senin ( 21/10 ).

Yus mengatakan peninjauan dilakukan adalah respons cepat dari informasi yang disampaikan masyarakat,

“Kami berupaya sejumlah ruas jalan utama ini bisa segera diperbaiki agar aktivitas masyarakat tidak terhambat,” kata Wakil Bupati Bangka Barat Yus Derahman.

Menurut Yus peninjauan ruas jalan rusak sudah sering dilakukan sesuai permintaan warga, dan ruas jalan utama di Desa Tumbakpetar merupakan salah satu yang rusak parah.

Beberapa titik aspal terkelupas yang menyebabkan genangan air cukup besar, terutama pada saat terjadi hujan sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari.

“Kita lakukan peninjauan bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas sosial dan Pemerintahan Desa, serta pejabat terkait lainnya,” kata Yus.

“Memang jalan ini setiap hari ramai dilalui kendaraan, bukan hanya warga desa setempat namun juga warga lain karena jalan itu merupakan jalan alternatif yang menghubungkan Pangkalpinang-Jebus-Parittiga,” sambung dia.

Setelah mengecek kondisi akses jalan Desa Tumbakpetar, Wabup menginstruksikan Kepala Dinas PUPR segera mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi permasalahan itu.

“Pada saat hujan lebat ada kemungkinan terjadi banjir atau genangan air cukup tinggi di lokasi itu, kita berupaya agar bisa segera diatasi,” katanya.

Sementara itu Kepala Dinas PUPR Bangka Barat Novianto mengatakan akan segera mengambil langkah-langkah untuk mengatasi kondisi jalan tersebut.

Menurut dia, lokasi jalan itu terjadi penumpukan material campuran antara lumpur, tanah dan pasir sehingga perlu dilakukan penggalian.

“Untuk langkah cepat untuk mengatasi permasalahan saat ini, akan dilakukan adalah menggali saluran di sebelah kiri dan kanan jalan untuk memberikan jalur air mengalir sehingga nantinya pada saat terjadi hujan air tidak menggenang di badan jalan,” kata Novianto.

Sedangkan untuk memperbaiki kondisi jalan dan saluran air jangka panjang akan diusulkan anggaran perbaikan ruas jalan agar tidak lagi terjadi permasalahan yang sama dan berulang.

“Kita berupaya sebaik-baiknya agar jalan tersebut tidak lagi bermasalah sehingga bisa membantu kelancaran kendaraan dan perekonomian masyarakat setempat,” ujar Novianto. ( Red )

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *