Muntok — Kampung Ulu, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Muntok yang kerap terendam banjir menjadi perhatian Unit Metalurgi ( Unmet ) Muntok dengan mengulurkan bantuan sarana dan prasarana kebencanaan.
Bantuan tersebut diserahkan Manager Lingkungan, Maya Soraya, Manager K2, Yuono Heri dan Staff CSR Unmet Muntok, Marzuki kepada Ketua RW. 07, Kampung Ulu, Rozali, Kamis ( 5/8 ) pagi.
Manager Lingkungan Unmet Muntok, Maya Soraya mengatakan, bantuan sarana dan prasarana kebencanaan yang diberikan diantaranya, 1 unit mesin robin, lifejacket, pelampung, sapu, kain pel dan lain – lain.
Selain itu, Unmet dalam waktu dekat akan membangun gudang penyimpanan peralatan evakuasi di tanah wakaf Kampung Ulu, sesuai kesepakatan warga setempat.
” Gudang itu akan kita bangun sesuai kesepakatan dengan masyarakat Kampung Ulu juga, jadi kesepakatannya di lahan yang sudah diwakafkan dan banguannya ukuran 4×3 meter. Lokasinya mudah mereka capai saat evakuasi dan tidak terkena banjir. Jadi akan kita bangun secepat mungkin untuk membantu masyarakat Kampung Ulu,” jelas Maya.
” Selama ini kan peralatan untuk pertolongan dan evakuasi mereka simpan di masjid, jadi biar terpisah dari masjid, fokus di gudang itu. Jadi kalau terjadi apa – apa tempatnya kan udah di satu titik disitu. Semuanya dibiayai PT. Timah,” sambung Maya.
Staff CSR Unmet Muntok, Marzuki menambahkan, pihaknya selalu bekerja sama dan mendukung semua kegiatan tanggap darurat, K3 dalam bentuk sosialnya. Apalagi CSR memang mempunyai pos anggaran untuk kebencanaan dan tanggap darurat.
” Tentu kita berharap dengan bantuan ini hal yang diperlukan ketika terjadi hal – hal yang tidak diinginkan, evakuasi dan penanganannya supaya dapat kita tindaklanjuti. Pos pos seperti itu ada tanggap darurat. Kemarin juga terjadi ketika terjadi puting beliung di Kampung Tanjung, kita hadir disana dengan melibatkan unsur TNI untuk gerak cepat perbaikan rumah warga,” papar Marzuki.
Bantuan PT. Timah melalui CSR Unmet Muntok, tersebut sangat diapresiasi Ketua RW.07 Kampung Ulu, Rozali. Menurut dia, memang mesin robin sangat dibutuhkan untuk menguras air disaat terjadi banjir.
” Terima kasih kepada Pak Wiyono ( Kepala Unit Metalurgi Muntok, Wiyono ). Memang beliau waktu saya masih kerja beliau itu teman juga dan sudah saya anggap anak. Kami berterima kasih benar terutama mesin robin karena warga kalau banjir masuk pakai ember. Sekarang kan ada robin untuk nguras airnya,” ucap Rozali.
Menurut dia, tahun ini banjir pernah terjadi pada tanggal 13 Mei 2021 lalu. Waktu itu dirinya meminta bantuan mesin robin kepada Wakil Bupati Bangka Barat, Bong Ming Ming yang datang meninjau warga yang terdampak banjir.
” Disitu lah pas ada Pak Bong Ming Ming, saya ngomong sama beliau, Pak mohon bantuan mesin robin, oke ajukan, saya ajukan ke Dinas Sosial dan Dinsos merekomendasi ke PT. Timah, Unmet. Pak Wiyono respon langsung dibantu,” terang Rozali. ( SK )






























