Tahura Menumbing Akan Ditanami Ribuan Pohon, Sukirman Akui Banyak Kerusakan

Muntok — Pemerintah Kabupaten Bangka Barat dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan penanaman pohon bersama dalam rangka rehabilitasi hutan dan lahan di wilayah konservasi Taman Hutan Raya ( Tahura ) Menumbing, Kecamatan Muntok, Senin ( 24/5 ) siang.

Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, Bupati Bangka Barat, H. Sukirman, Wakil Bupati Bangka Barat, Bong Ming Ming, Ketua DPRD, Marudur Saragih, Wakapolda Babel, Brigjen. Pol. Umardani, perwakilan Korem 045 Garuda Jaya serta tamu undangan lainnya.

Luas kawasan Tahura Menumbing kurang lebih 3.333,20 hektare dan dibagi menjadi 6 blok. Pertama, blok perlindungan seluas 835,005 hektare ( 25,5% ). Kedua, blok pemanfaatan seluasĀ 348,7,36 hektare ( 10,46% ). Ketiga, blok tradisional luasnya 1.075,230 hektare ( 32,26% ). Keempat, blok rehabilitasi/reklamasi tambang, luas 981,027 hektare ( 29,43% ). Kelima, blok khusus untuk pemancar televisi dan operator seluler seluas 0,1,25 hektare ( 0,004% ) dan terakhir blok koleksi tumbuhan, seluas 9,077 hektare ( 2,7% ).

Penanaman dilakukan pada blok pemanfaatan Tahura Gunung Menumbing yang berada di sebelah barat dengan luas kurang lebih 7,44 hektare. Bibit pohon yang ditanam yaitu jambu mente sebanyak kurang lebih 4.000 batang dan sengon kurang lebih 1.000 batang.

Bupati Bangka Barat, H. Sukirman mengakui Tahura Menumbing banyak mengalami kerusakan. Untuk itu, ia minta Forkopimda Bangka Barat dan Provinsi Babel sama – sama membantu mengawasi karena Pemda sendiri mempunyai keterbatasan.

Menurutnya, kerusakan tidak akan terjadi apabila tidak ada oknum – oknum yang memanfaatkan kesempatan.

” Hari ini Pemda Provinsi dan Kabupaten Bangka Barat berkolaborasi untuk menghijaukan kembali hutan kita yang hampir rusak ini. Ini baru di permukaan, di dalam sana ada bolong – bolong,” tukas Sukirman.

Bupati mengatakan, berdasarkan laporan Kapolres Bangka Barat, AKBP Fedriansah serta Dandim 0431/BB, Letkol Inf. Agung Wahyu Perkasa yang sering memantau ke dalam kawasan Tahura, hutan Menumbing memang sudah terdapat kerusakan.

” Alhamdulillah Pak Kapolres, Pak Dandim kita senang masuk ke dalam – dalam, jadi beliau bilang, Pak, didalam sana sudah rusak. Ini tidak mungkin ada yang berani kecuali ada yang di belakangnya. Jadi awalnya kami dengan Pak Bong Ming Ming ini dengan segala kekurangannya, mudah – mudahan kita hari ini penghijauan tidak ada lagi tangan – tangan nakal yang merusaknya,” harap Sukirman. ( SK )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *