Stok Daging Menjelang Puasa dan Lebaran Aman

PANGKALPINANG — Untuk memastikan stok daging sapi menjelang bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1446 H tahun ini, Penjabat Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Sugito melakukan peninjauan ke lokasi stok permintaan produk peternakan di kandang sapi CV. Selamat Jaya H. Jabairi, Air Mawar, Kamis (27/02/25).

Peninjauan ini dilakukan mengingat kebutuhan akan daging sapi termasuk daging ayam potong meningkat menjelang bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri, sehingga diharapkan dapat terpenuhi.

“Kegiatan meninjau pasar dan ke kandang sapi milik Pak H. Jubairi ini merupakan tindak lanjut dari rapat inflasi daerah kemarin, untuk memastikan stok daging sapi menjelang bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri, Alhamdulillah stok sapi milik pak haji ini cukup untuk memenuhi kebutuhan Babel,” kata Sugito.

Berdasarkan keterangan H. Jubairi untuk kebutuhan daging sapi pada hari biasa membutuhkan sebanyak 600 ekor sapi dalam satu bulan, sedangkan tahun sebelumnya pada bulan Ramadhan dan hari Raya Idul Fitri kebutuhan sapi di Babel sebanyak 1.200 ekor, di mana kandang sapi milik H. Jubairi tersedia saat ini sebanyak 1.500 ekor sapi.

Melihat kebutuhan daging sapi di Kepulauan Babel cukup tinggi, Sugito mengharapkan masyarakat memanfaatkan potensi tersebut untuk beternak sapi.

“Kita cari formulasi-formulasi di Kepulauan Babel seperti apa yang dapat dikembangkan di sini untuk menambah stok daging sapi, apakah dengan mengembangkan budidaya sapi sehingga nantinya Kepulauan Babel bisa mandiri di bidang ketahanan pangan ke depannya,” katanya.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kepulauan Babel Edi Romdhoni, menegaskan bahwa sejak bulan Januari Kepulauan Babel sudah tuntas dari penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada sapi, sehingga daging sapi yang akan dikonsumsi selama bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri dinyatakan sehat layak untuk di konsumsi. ( Red )



Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *