PT. Timah Terus Berkomitmen Menjaga Lingkungan Bekas Penambangan

Muntok — Direktur Pengembangan Usaha PT. Timah. Tbk, Alwin Albar menegaskan, pihaknya sebagai Badan Usaha Milik Negara ( BUMN ) bertanggung jawab mengembalikan alam ke bentuk awalnya setelah ditambang, sesuai rencana reklamasi yang disetujui.

Hal itu ia katakan saat menghadiri acara pelepasliaran 2 ekor elang brontok dan musang pandan oleh Alobi Bangka Belitung, di Kolam Retensi Argo Tirto di kaki Bukit Menumbing, Muntok, Sabtu ( 4/9 ) siang.

PT. Timah melalui Unit Metalurgi Muntok dalam kegiatan ini ikut berpartisipasi memberikan bantuan berupa kandang habituasi kepada Alobi Bangka Belitung.

Alwin mengatakan, reklamasi lahan bekas penambangan yang dimanfaatkan menjadi sumber perekonomian sudah PT. Timah lakukan di Air Jangkang, Kabupaten Bangka.

” Kita sejak 2018 itu di Air Jangkang Kabupaten Bangka mendirikan sesuatu di lahan bekas tambang. Kita menunjukkan ke masyarakat bahwa ini lah lahan tambang, sebetulnya bisa juga menjadi sumber ekonomi sambil merawat lingkungan,” ujar Alwin dalam sambutannya.

Bahkan setiap kedatangan tamu penting, pihaknya selalu membawa para tamu tersebut ke lokasi Air Jangkang yang juga menjadi tempat kegiatan Alobi Bangka Belitung.

” Jadi saya pikir komitmen ini akan kita terus jaga mudah – mudahan bisa berlangsung terus. Sejak 2018 – 2019 Timah dapat proper hijau, nggak tahu ada hubungannya apa nggak, tapi itu salah satu yang membuktikan bahwa PT. Timah komit terhadap lingkungan,” cetusnya.

Alwin mengapresiasi Alobi Bangka Belitung bersama Badan Konservasi Sumber Daya Alam ( BKSDA ) Sumatera Selatan yang telah melakukan pelepasliaran 2 ekor elang brontok dan musang pandan di Tahura Menumbing.

Dia berharap kegiatan seperti ini bisa berlanjut terus dan akan memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

” Dalam tiga minggu ini sudah dua kali pelepasliaran, tanggal 17 Agustus sekali dan sekarang sekali. Jadi sebulan mungkin dua kali. Mudah – mudahan terus berlangsung dan bisa makin sering dan makin banyak yang bisa kita lepasliarkan. Semoga ini bermanfaat bagi alam dan bagi masyarakat sekitar,” tutup Alwin. ( SK )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *