Peringatan Hari Ibu di Simpang Teritip, Fokus Tekan Angka Stunting

HEADLINE, KESEHATAN1142 Dilihat

BANGKA BARAT — Para bidan dan pengurus PKK di Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat menggelar acara peringatan Hari Ibu di Gedung Serba Guna ( GSG ) kecamatan setempat, Kamis ( 28/12/2023 ).

Acara tersebut dihadiri Camat Simpang Teritip, Ketua IBI Cabang Bangka Barat,
Ketua PKK kecamatan, perwakilan Dinas Kesehatan, para ibu muda hamil, ibu muda punya balita serta seluruh ibu PKK sembilan desa se – Kecamatan Simpang Teritip.

Berbagai kegiatan dilaksanakan dalam acara yang diketuai Espana, AM. KEB ini, antara lain Seminar Kesehatan dengan narasumber dokter ahli psikologi dari RSUD Sejiran Setason dr. Erwin Sumardi, SpKJ, Seminar Keagamaan oleh Kepala KUA Kecamatan Simpang Teritip Robby Arzuli Priatna, Bazar UMKM ibu – ibu bidan Simpang Teritip, serta demo memasak MP ASI, Isi Piringku, Menu Bahan Lokal oleh Nutrisionist.

Ketua Panitia Espana, AM. KEB, mengatakan, tujuan kegiatan salah satunya menciptakan generasi bebas stunting.

“Selain itu ada juga tujuan lain yaitu meningkatkan pemahaman terhadap hakikat, kodrat dan fitrah kaum perempuan, menambah dan meningkatkan pengetahuan, kemampuan secara psikologis dan agama terhadap kesiapan ibu dalam mengasuh anak di rumah,” terangnya.

Menurut dia tingginya angka kejadian stunting di wilayah Puskesmas Simpang Teritip salah satunya didukung dengan banyaknya pernikahan usia muda di bawah 20 tahun.

“Prevalensi kejadian stunting di wilayah Simpang Teritip tertinggi di Desa Ibul 30,3%, Desa Rambat 25,8%, Desa Peradong 25%, Desa Berang 24,6%, dan Desa pelangas 20,2%, secara keseluruhan prevalensi stunting di wilayah kerja Puskesmas Simpang Teritip ada 18,3%. Sedangkan target nasional hanya 16%,” jelasnya.

Karena itu untuk menekan angka kejadian stunting ini, pihaknya ingin bekerja sama dengan pihak-pihak terkait untuk saling bersinergi, terutama dalam mempersiapan mental terkait pola asuh, asah dan asih serta penguatan landasan iman dan takwa dalam mendukung ibu muda mengasuh anaknya di rumah.

“Dengan begitu besar harapannya angka stunting di wilayah Simpang Teritip bisa berkurang dan bisa di bawah target nasional 16%,” harap Espana.

Di menambahkan, hal yang telah ia jelaskan tersebut melatarbelakangi pihaknya menggelar kegiatan peringatan Hari Ibu tahun ini dengan tema ” Stop Anak Melahirkan Anak, Cegah Stunting Dengan Peran Ibu Terhebat di Simpang Teritip”.

“Tema ini diambil sebagai perwujudan kehormatan kita kepada para ibu dan kegiatan ini nantinya dipersembahkan buat orang tua kita, khususnya ibu. Dengan harapan, kegiatan yang diadakan bersamaan dengan Hari Ibu ini nantinya mempererat tali kekeluargaan, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat Simpang Teritip,” tutup Espana. ( SK )

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 komentar

  1. Semoga Stunting bisa turun diwilayah Simpang Teritip khususnya,semoga ditahun 2023 bisa dibawah angka nasional 14%#semangat