Muhammad Haris Akhiri Tugas dengan Kenangan dan Harapan

BANGKA, HEADLINE515 Dilihat

BANGKA – Malam Pisah Sambut Penjabat (Pj) Bupati Bangka yang digelar di Gedung Graha Maras pada Rabu (15/1/2025) menjadi momen refleksi sekaligus harapan baru.

Dalam acara tersebut, Muhammad Haris mengakhiri masa tugasnya sebagai Pj Bupati Bangka dengan penuh rasa syukur dan penghargaan terhadap dukungan seluruh pihak.

“Dulu penugasan ini datang tiba-tiba, bahkan terkadang kita kurang memahami maksud dan tujuannya. Saya diberi amanah sebagai Pj Bupati Bangka sejak 27 September 2023 hingga pelantikan Pj Bupati baru pada 13 Januari 2025,” ujar Haris.

Haris mengungkapkan, selama masa jabatannya, ia telah berikhtiar untuk memastikan roda pemerintahan berjalan di jalur yang tepat, meski di tengah berbagai dinamika dan tantangan.

“Dengan kolaborasi bersama seluruh jajaran dan stakeholder, kami melaksanakan APBD meski dengan keterbatasan anggaran. Berkat dukungan Ketua DPRD dan jajaran, semangat untuk terus memberikan pelayanan publik tetap terjaga,” katanya.

Salah satu pencapaian yang menjadi sorotan adalah pendirian Mal Pelayanan Publik (MPP) pertama di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Meski memanfaatkan gedung bekas, Haris menegaskan bahwa fasilitas ini telah direnovasi sehingga masyarakat merasa nyaman mendapatkan pelayanan.

“Alhamdulillah, meski gedungnya bekas, sekarang sudah bagus dan nyaman untuk masyarakat,” tambahnya.

Program lain yang meninggalkan kesan adalah “Bujang Kampung” atau Bupati Anjangsana ke Kampung, di mana bupati bersama jajaran tinggal dua hari di desa untuk memberikan pelayanan langsung.

“Saya harap Pak Pj Isnaini dapat melanjutkan program ini. Bawa semua mobil pelayanan ke desa-desa agar masyarakat merasakan kehadiran pemerintah secara langsung,” tuturnya.

Haris juga mengucapkan terima kasih kepada Forkopimda, jajaran Pemerintah Kabupaten Bangka, hingga perangkat desa yang telah mendukungnya selama bertugas.

“Terima kasih atas kerja sama yang baik. Semoga kolaborasi ini semakin solid bersama Pak Isnaini,” ujarnya.

Ia menutup sambutannya dengan permohonan maaf kepada semua pihak atas kekurangan dan kesalahan selama menjabat.

“Hidup bukan tentang siapa yang terbaik, melainkan siapa yang bisa berbuat baik tanpa berpura-pura. Kami berusaha sebaik mungkin, meski bukan yang terbaik. Segala upaya telah dilakukan, dan selebihnya kami serahkan kepada kehendak Allah,” pungkas Haris.

Dengan suasana penuh khidmat, malam pisah sambut ini menjadi penanda berakhirnya tugas Muhammad Haris dan dimulainya era kepemimpinan baru di bawah Pj Bupati Isnaini. ( Riyanda )


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *