Masyarakat yang Telah Terdaftar di BPJS Kesehatan Kelas III Bisa Langsung Gunakan Fasilitas Berobat Gratis

HEADLINE, KESEHATAN227 Dilihat

Muntok — Pemerintah Kabupaten Bangka Barat baru saja melaunching Program Universal Health Coverage ( UHC ). Dengan adanya program ini, masyarakat bisa berobat gratis tanpa khawatir akan ditolak karena belum terdaftar pada BPJS Kesehatan.

Muncul pertanyaan dari masyarakat, apakah peserta BPJS Kesehatan mandiri yang sudah sangat merasa berat membayar iuran bisa ikut dalam program tersebut? Apalagi bagi buruh harian dengan penghasilan tidak pasti dan anggota keluarganya banyak, iuran tersebut tentu terasa memberatkan.

Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Bangka Barat, Bong Ming Ming menegaskan, masyarakat yang telah terdaftar di BPJS mandiri kelas III bisa langsung menggunakan fasilitas berobat gratis tersebut.

” Selama dia kelas III, dia bisa menggunakan fasilitas itu, jadi begitu dia mau berobat dia langsung terdaftar di BPJS yang menjadi program Pemda Bangka Barat,” jelas Bong Ming Ming via WhatsApp, Minggu ( 6/6 ).

Dijelaskan Ming Ming, meskipun orang yang bersangkutan masih menanggung hutang atau tunggakan iuran, itu bisa ditahan dulu sambil mencari solusi untuk melunasi tunggakan tersebut. Mereka bisa langsung menjadi peserta BPJS tanggungan Pemda dan selanjutnya tidak akan ditagih lagi.

” Persoalan yang belum terbayar begitu dia masuk ke BPJS Pemda diberhenti dulu di hold dulu, nanti sampai kita cari solusi bagaimana bayar hutang BPJS itu dan dia tidak ditagih lagi dan langsung berlaku BPJS yang dibayar Pemda,” katanya.

Bahkan bila peserta mandiri kelas I pun sudah merasa keberatan dengan iurannya dan ingin ikut ke program UHC, hal itu kata Ming Ming bisa dilakukan, namun syaratnya bersedia pindah ke kelas III.

” Karena program kesehatan ini untuk seluruh masyarakat Bangka Barat, bukan kaya miskin tapi untuk masyarakat Bangka Barat,” tukasnya.

Sebelumnya, sehari sesudah launching UHC, Bupati Bangka Barat, H. Sukirman
melakukan inspeksi mendadak ( Sidak) ke RSUD Sejiran Setason, Sabtu ( 5/6 ) lalu.

Menurut Sukirman, sidak yang ia lakukan merupakan tindak lanjut dari beberapa point yang telah disepakati antara Pemda dengan DPRD Bangka Barat, bahwa pelayanan kesehatan di RSUD Sejiran Setason sangat penting untuk diperhatikan.

” Sebab Pemda dan DPRD memiliki komitmen yang sama bagaimana dapat memberikan layanan kesehatan yang maksimal untuk masyarakat,” kata H. Sukirman disela sidak.

Dia berkomitmen akan meningkatkan pelayanan kesehatan guna mendukung program UHC yang telah dicanangkan.

” Kita minta terutama pelayanan harus segera di tingkatkan, yang kurang sedap dipandang mata segera dibenahi, ajukan anggarannya nanti kita akan minta persetujuan DPRD, karena ini program kesehatan di Bangka Barat ini adalah program bersama, “tandas Sukirman. ( SK )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *