Masih Ada !, Penggerogot Tahura Menumbing Diringkus Polisi

Muntok — Seakan tidak kenal kata jera, pelaku penambangan liar di kawasan hutan Bukit Menumbing masih saja menggerogoti ikon wisata sejarah Kabupaten Bangka Barat itu. Sat Reskrim Polres Bangka Barat kembali mengamankan dua pelaku pada Senin ( 19/10/2020 ) lalu.

Kedua pelaku yaitu, TR (35) warga Pal 2, Muntok dan WA (37 ) warga Dusun Pait Jaya. Menurut Kasat Reskrim Polres Bangka Barat, AKP Andri Eko Setiawan, dua penambang liar tersebut diamankan pada pukul 09.30 WIB saat sedang beroperasi di lokasi Kelekak Unying Dusun Daya Baru Pal 4, Desa Air Belo Kecamatan Muntok.

” Kedua pelaku adalah penambang bijih timah ilegal inkonvensional , kedua pelaku diamankan pada saat sedang melakukan aktivitas penambangan dilokasi tersebut,” jelas Andri Eko, Rabu ( 21/10/2020 ).

Saat ditanya petugas perihal perizinan, TR dan WA tidak dapat menunjukkannya. Kedua pria itu pun digelandang ke Mako Polres Bangka Barat, berikut sejumlah barang bukti guna penyelidikan lebih lanjut.

Andri Eko menjelaskan, barang bukti yang diamankan diantaranya, satu unit mesin diesel, satu unit mesin pompa air, satu unit pompa tanah, pipa, selang, dua cangkul serta BBM jenis solar.

” Untuk barang bukti saat ini kami amankan di Mapolres, sedangkan untuk tersangka dalam proses penyidikan dan akan dijerat dengan undang-undang minerba,” kata Andri.

Kasat Reskrim menghimbau seluruh lapisan masyarakat agar berpartisipasi aktif menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan masing – masing.

” Segera melaporkan ke pihak kepolisian terdekat jika mengetahui adanya dugaan ancaman keamanan lingkungan, termasuk kegiatan penambangan bijih timah ilegal, apalagi melakukan penambangan di kaki Menumbing atau kawasan Menumbing,” pungkas Andri. ( SK )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest

%d blogger menyukai ini: