KUR Nelayan Bangka Barat akan Direalisasikan Minggu Depan

Muntok — Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman kembali menemui para nelayan di Kecamatan Muntok, Senin ( 19/10/2020 ) siang. Pertemuan yang digelar di Pantai Batu Rakit, Muntok ini dalam rangka rencana Pemprov Babel mengucurkan Kredit Usaha Rakyat ( KUR ) kepada para nelayan.

Erzaldi mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan pihak bank akan mengucurkan bantuan modal dibawah Rp. 50 juta tanpa agunan kepada para nelayan.

” Ternyata nelayan di Muntok ini khususnya perlu pembinaaan, terus perlu modal dan lain sebagainya. Dan hari ini pembinaan dan modal tersebut kita realisasikan mendatangkan salah satu bank yang menjadi mitra kita dan Insya Allah mereka akan mengajukan KUR yang di bawah 50 juta. Ini tanpa agunan, jadi jaminannya Jamkrida kita nanti,” jelas Erzaldi, Senin ( 19/10 ) siang di Pantai Batu Rakit.

Bantuan tersebut kata Gubernur akan diberikan kepada kurang lebih 70 orang nelayan yang dibagi menjadi lima kelompok dibawah naungan koperasi. Minggu depan KUR tersebut akan direalisasikan, lengkap dengan peralatan Fishing Ground.

” Akan direalisasikan minggu depan , Insya Allah yang mengajukan ini semua terealisasi, perorang sekitar 70 an, dibawah naungan koperasi,” katanya.

Kendati dalam bentuk tunai, dana tersebut tidak langsung dipegang dan dikelola sendiri oleh penerima bantuan. Para nelayan hanya menunjukkan toko dan memesan peralatan yang mereka butuhkan, selanjutnya pihak bank akan membayarnya.

” Tunai lah, tapi membelikan barangnya harus diarahkan, bukan diarahkan ke satu tempat, kita cari barang yang baik, jangan sampai nanti barang itu harganya 18 juta tapi di bilang 20 juta, itu kan tidak boleh. Jadi mereka menunjuk tokonya mana, bank membayar atas kesepakatan,” jelasnya.

Erzaldi menekankan, dalam hal ini para nelayan tidak hanya sekedar menerima bantuan, tapi dituntut untuk jujur karena kejujuran merupakan modal utama untuk maju. Bantuan tersebut harus digunakan sesuai kepentingan usaha, bukan untuk hal – hal lain diluar itu.

” Karena kalau mereka tidak jujur mereka merugikan diri mereka sendiri. Ujung – ujungnya mendapatkan uang banyak, uang pinjaman murah sekalipun kalau mereka salah guna, salah perhitungan dan penggunaannya itu bukan untuk kepentingan usaha mereka, akan menjadi lebih berdampak negatif pada mereka,” tukasnya. ( SK )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest

%d blogger menyukai ini: