Kasus Korupsi BPRS Cabang Muntok Seret Tiga Tersangka Baru

Muntok — Setelah Kepala Cabang Bank Pembiayaan Rakyat Syari’ah ( BPRS ) Bangka Belitung Cabang Muntok, Kurniati Hanum dan Kabag Operasional Metaliyana yang kini telah divonis masing – masing 6, 6 dan 4 tahun penjara, kini muncul lagi tiga tersangka baru dalam kasus korupsi bernilai milyaran rupiah tersebut.

Kasi Pidsus Kejari Bangka Barat, Agung Dhedi Dwi Handes mengatakan, tiga tersangka itu yakni Staff Legal dan Remedial berinisial IF, Staff Legal, JR dan mantan Kabag Marketing, RS.

” Hari ini kita menetapkan tiga tersangka hasil pengembangan dari kasus sebelumnya yang sudah inkrah. Jadi Kejari Bangka Barat fokus menangani tipikor tiga tersangka baru ini,” jelas Agung di Aula Kejari Bangka Barat, Rabu ( 10/2/2021 ).

Menurut Agung, peran ketiga tersangka ini sangat signifikan karena mereka telah melanggar Standar Operasional Prosedur ( SOP ) dalam kegiatan – kegiatan fasilitasi pinjaman modal kepada nelayan dan pembiayaan fiktif yang melanggar prinsip kehati-hatian.

” Secara spesifik karena ini bagian legal dan remedial, tanggung jawabnya adalah melakukan transaksi jaminan karena disini kan banyak pembiayaan – pembiayaan fiktif tanpa adanya agunan atau jaminan, dan nasabahnya di sini juga fiktif,” tutur Agung.

Untuk sementara tiga tersangka baru tersebut belum ditahan pihak Kejari karena akan dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu.

Sementara itu, Kajari Bangka Barat, Helena Octavianne menilai ketiga tersangka tersebut merupakan bagian dari sistem yang mengetahui hukum, tapi tetap masih melakukan pelanggaran sehingga terkesan terjadi pembiaran dalam waktu yang lama.

” Tiga tersangka ini kalau menurut saya pribadi dia merupakan bagian dari sistem yang tahu hukum. Kenapa sudah tahu hukum itu ada dia tetap berlanjut tidak memberikan warning atau peringatan, tapi ternyata pembiaran terjadi selama bertahun – tahun. Tapi intinya kita sudah mendapatkan pelaku utamanya,” ujar Helena. ( SK )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest

%d blogger menyukai ini: