Kapal Nelayan 2 Kali Disambar Petir di Laut Tuing Dievakuasi Tim SAR Gabungan

HEADLINE, MARITIM369 Dilihat

PANGKALPINANG — Kapal nelayan KM Nur Aini mengalami mati mesin akibat sambaran petir saat melaut di perairan Pantai Pesaren, Desa Tuing, Kabupaten Bangka, Senin ( 13/10/2025 ).

Kapal tersebut diawaki empat orang,
Ahmad Fauzi (27 ), Achmad Fauzi (23 ), Taufik Hidayat (24 ), ketiganya asal Jawa Barat dan Andika Permana (27 ) asal Pangkalarang.

Kakansar Pangkalpinang I Made Oka Astawa menuturkan, kejadian sambaran petir itu bermula saat empat orang tersebut melaut pada Minggu ( 12/10 ) di Perairan Pesaren.

“Minggu pukul sembilan pagi mereka berangkat dari Pelabuhan Pangkalarang menuju Perairan Pesaren untuk memancing ikan menuju area fishing ground dan tiba pukul 16.00 WIB. Setiba di lokasi KM Nur Aini lego jangkar dan keempat ABK kapal mulai memancing ikan hingga malam hari,” jelas Oka, Selasa ( 14/10 ).

Kemudian pada Senin ( 13/10 ) pukul 04.36 WIB, cuaca di lokasi tempat kapal mereka lego jangkar hujan gerimis.

Lanjut Oka, dari penuturan salah satu ABK, petir menyambar kapal hingga membuat mereka terbangun dan menyebabkan beberapa peralatan listrik seperti aki, lampu dan beberapa perangkat kelistrikan mati total.

Beberapa detik kemudian petir kembali menyambar kapal dan membuat mereka panik dan beberapa di antaranya merasa terkena aliran listrik.

“Saat salah satu ABK hendak mencoba menghidupkan mesin kapal, namun dinamo stater mesin kapal mereka dalam keadaan hangus terbakar diduga akibat sambaran petir. Mereka kemudian mencoba memperbaiki mesin namun hingga pukul 10.00 WIB mesin tidak dapat dihidupkan,” sambung Oka.

Salah satu ABK kemudian menghubungi pemilik kapal untuk meminta bantuan evakuasi. Pemilik kapal pun menghubungi Kansar Pangkalpinang untuk meminta bantuan.

Menerima infomasi tersebut, Kansar Pangkalpinang memberangkatkan 1 tim rescue untuk bergerak menuju lokasi kejadian.

“Tim SAR yang terdiri dari Rescuer Kansar Pangkalpinang dan ABK KN SAR Karna 246 berangkat menuju lokasi keberadaan kapal mereka pada koordinat 1°23’10.62″S 105°59’29.94″E dengan jarak 60 nautical mile dari Pelabuhan PTS Pangkalbalam,” terang Oka.

Setiba di lokasi, tim berkomunikasi dengan ABK di kapal untuk memastikan posisi kapal mereka. Setelah beberapa saat posisi KM Nur Aini berhasil ditemukan.

Tim SAR pun mengevakuasi 4 ABK dan menarik kapal menuju Pelabuhan PTS Pangkalbalam.

“Saat dievakuasi keempat orang ABK dalam keadaan selamat dan kapal mengalami mati mesin diduga akibat sambaran petir subuh tadi,” imbuhnya.

“Kemudian kita mengevakuasi 2 orang ABK ke KN SAR Karna dan 2 orang lainnya berada di kapal mereka lalu kita towing menggunakan KN SAR Karna menuju dermaga PTS Pangkalbalam,” lanjutnya.

“Terima kasih kami ucapkan untuk segenap unsur SAR gabungan di antaranya, Satpolairud Polres Pangkapinang, Pos TNI AL Pangkalbalam yang turut membantu evakuasi pada malam hari ini,” tutupnya. ( Red )


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *