Jubir Covid – 19 Babar Tegaskan Karyawan PT. WIKA Negatif Corona

Muntok — Juru Bicara Satuan Gugus Tugas Covid – 19 Bangka Barat, dr. Hendra menegaskan, status Orang Dalam Resiko ( ODR ) 18 karyawan PT. WIKA yang diisolasi di Mess Unmet Muntok telah dihilangkan. Para pekerja tersebut telah menjalani protokol kesehatan yang ditetapkan dan telah menyelesaikan masa isolasi selama 14 hari.

dr. Hendra mengatakan, para pekerja tersebut juga telah menjalani dua kali rapid test dan hasilnya non reaktif.

” Untuk pekerja PT. WIKA sudah di periksa. Pemeriksaan rapid test sebanyak dua kali dan hasilnya non reaktif,” kata dr. Hendra, Minggu ( 26/4/2020 ) sore.

Dengan demikian kata dia, para pekerja tersebut tidak memerlukan lagi pemeriksaan lanjutan dan sudah bisa beraktivitas seperti biasa.

Hal yang sama juga dikatakan Manager Health, Safety, Environment ( HSE ) PT. WIKA, Sigit. Dia mengatakan, Tim Medis Dinas Kesehatan ( Dinkes ) Bangka Barat telah melakukan dua kali rapid test kepada karyawannya.

Test pertama dilakukan pada minggu – minggu awal dan test kedua pada hari Jum’at sebelum para pekerja menyelesaikan masa isolasinya.

” Semuanya negatif tidak ada kondisi tertentu yang tidak baik. Jadi rapid test kedua non reaktif, tidak ada masalah. Terakhir diambil pada Jum’at kemarin, jadi sebelum teman – teman kita menyelesaikan masa isolasi,” terang Sigit saat menerima sejumlah awak media di Kantor PT. WIKA di Pal 2, Jalan Jenderal Sudirman, Muntok, Minggu ( 26/4 ) sore.

Setelah itu kata Sigit, Tim Medis Dinkes Bangka Barat juga melakukan cek kesehatan dan pemeriksaan fisik terakhir terhadap para pekerjanya sebelum mereka meninggalkan Mess B10 Unmet Muntok. Kondisi kesehatan mereka baik dan normal.

” Sebelum keluar dari mess isolasi Dinkes cek kesehatan terakhir kali dan pelepasan gelang hijau sebagai tanda masa isolasinya sudah selesai dan kondisinya sehat tidak bermasalah apabila kembali ke aktivitas normal,” pungkas Sigit. ( SK )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest

%d blogger menyukai ini: