Dua Penumpang Pakai Rapid Antigen Orang Lain Dihukum Yuli Prabowo

Muntok — Sepasang suami istri warga Ogan Komering Ilir yang berdomisili di Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka tertangkap oleh Tim Angla Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok karena memakai rapid antigen orang lain, Rabu ( 3/2/2021 ).

Endang ( 29 ) bersama suaminya berniat hendak menyeberang ke Palembang. Namun mereka memakai rapid antigen milik kerabatnya. Berkat kejelian Tim Angla, kecurangan pasangan suami istri tersebut ketahuan.

Beruntung setelah tertangkap, keduanya mengakui kesalahannya, sehingga mereka tidak dikenakan sanksi berat.

Sanksi yang diberikan Koordinator Tim Angla, Kapten Yuli Prabowo terhadap Endang dan suaminya, selain diharuskan untuk menjalani rapid antigen, juga dihukum mengucapkan lima sila Pancasila.

Endang dengan lancar sambil bediri tegak mampu melafazkan Pancasila dengan lancar, sementara suaminya sempat terbata – bata sebelum menyelesaikannya dengan benar.

” Jadi tindakannya menyanyi atau menyebutkan Pancasila. Saya minta sama bapak ibu ya jangan diulangi lagi ya, ini untuk memutus mata rantai Covid. Tolong patuhi prokes, jangan sekali kali memakai rapid antigen orang lain. Ini pembelajaran buat bapak,” tegas Yuli Prabowo terhadap pasutri tersebut.

Saat ditanya wartawan, Endang mengaku terpaksa melakukan kecurangan karena bagi dia dan suaminya, harga rapid antigen terlalu mahal.

” Rapid testnya terlalu mahal bagi kami berat. Akhirnya disuruh antigen, mau nggak mau pakai uang belanja. Mau ke Palembang, dari Belinyu. Ya sadar salah tapi ya dilakuin demi uang,” ujarnya. ( SK )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest

%d blogger menyukai ini: