Buaya Ompong Kembali Muncul di Sirkuit Andr1031 Desa Sekar Biru

Parittiga — Setelah sempat menghebohkan beberapa waktu lalu, buaya muara kembali muncul di Sirkut Andri1031, Desa Sekar Biru, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, Kamis ( 8/10/2020 ).

Menurut Andri sang pemilik sirkuit, seekor buaya dengan panjang sekitar 4 meter tersebut, sudah menampakkan diri di sekitar kolong sejak dua minggu belakangan ini.

” Buaya ini tampak timbulnya sudah sejak dua minggu lalu. Panjangnya kurang lebih sekitar 4 meter. Kalau masuknya, kurang tahu juga, cuma kemungkinan dari alur sungai di sekitar sirkuit inilah,” ujar Andri, Kamis ( 8/10/2020 ).

Dikatakan Andri, dirinya dan warga setempat belum mengambil langkah untuk mengevakuasi sang reptil, apalagi bila memperhitungkan resiko serangan si pemangsa itu. Dia berharap ada pihak terkait yang berani dan bisa mengevakuasi buaya tersebut.

” Sekarang buaya itu masih di kolong sekitar sirkuit lah. Kadang berenang kadang timbul dan berjemur di pasir. Kalau kami tidak berani mengeksekusinya,” jelas Andri.

Meskipun Andri menyebut buaya tersebut tidak punya gigi alias ompong, tetap saja kehadiran reptil buas itu sangat meresahkan, apalagi biasanya banyak anak – anak yang bermain di sekitar kolong.

” Buaya yang ini sama kayak yang di evakuasi ke sungai Antan kemarin, tidak punya gigi. Biasanya memangsa anjing liar yang biasa main ke kolong,” terang Andri.

” Kalau berbahaya sudah pasti, karena kalau libur biasanya anak – anak banyak main di pinggir – pinggir kolong ini. Makanya sementara kami awasi terus jangan sampai ada yang bermain di sekitar kolong,” sambungnya.

Beberapa waktu lalu, tepatnya pada Selasa ( 18/8/2020 ) buaya muara juga muncul di Sirkuit Andri1031 dan menghebohkan warga setempat. Namun sehari kemudian, Rabu ( 19/8 ) buaya ompong tersebut berhasil ditangkap Tim Alobi bersama warga dan dilepasliarkan di Sungai Antan, Desa Rukam, Kecamatan Jebus. ( SK )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest

%d blogger menyukai ini: