BANGKA BARAT — Dari ratusan miliar Dana Bagi Hasil ( DBH ) yang ditunggu – tunggu dan diharapkan, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat hanya menerima Rp8 miliar.
Markus mengatakan DBH dari pusat memang sudah cair, namun nominalnya hanya Rp8 miliar.
“DBH cair kurang lebih cuma 8 miliar,” kata Markus kepada wartawan usai upacara penaikan bendera HUT ke – 81 RI, di Lapangan Atletik Pemkab Bangka Barat di Kecamatan Mentok, Senin ( 17/8 ).
Markus mengatakan uang Rp8 miliar tersebut akan digunakan untuk menutupi defisit APBD.
Namun dia berharap bila kondisi keuangan pemerintah pusat membaik, DBH Bangka Barat bisa dicairkan lagi di akhir tahun nanti,
“Ya, sehingga kita tahun depan bisa membuat program kerja yang lebih banyak lagi,” imbuhnya.
Menurut Markus DBH Bangka Barat sebenarnya cukup besar. Dia sudah mendatangi Kementerian ESDM dan Kementerian Keuangan guna menyampaikan data dari PT Timah terkait DBH tersebut.
“Dan kami sudah rapat dengan Kementerian ESDM di Pangkalpinang. Kementerian ESDM datang mengundang kita dan kita sampaikan, ini lho perkiraan DBH yang kita, Bangka Barat yang dapatkan. Mudah – mudahan tahun 2027 DBH kita bisa lebih meningkat,” harap dia.
Namun Markus menegaskan, di tengah kondisi fiskal Bangka Barat yang tidak baik – baik saja tidak membuat pihaknya pesimis dan berkecil hati. Pemda menggandeng pelaku usaha untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah.
“Pemerintah Daerah Bangka Barat mengajak pelaku-pelaku usaha juga ikut serta dalam pembangunan. Tentunya nanti ada beberapa seperti hutan kota dan tempat bermain anak, itu akan dibangun oleh perusahaan swasta. Ini salah satu kita mengajak perusahaan swasta ikut serta membangun Bangka Barat,” kata Markus. ( SK )
Dari Ratusan Miliar, DBH Kabupaten Bangka Barat Hanya Cair Rp8 M






























