KARIMUN — PT TIMAH (Persero) Tbk terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pengembangan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan usaha kecil.
Kali ini, PT TIMAH meresmikan Outlet UMKM dan Komunitas Kreatif Pulau Kundur sebagai wadah promosi dan pemasaran produk UMKM.
Outlet yang dikembangkan oleh PT TIMAH ini berlokasi strategis di Pelabuhan Tanjung Maqom, Selat Beliah, Desa Gemuruh, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun. Kehadirannya diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk UMKM sekaligus memperluas akses pasar.
Peresmian dihadiri oleh Staf Khusus Direktur Utama PT TIMAH, Damar Santoso, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UMKM, dan Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Karimun, Basori, Camat Kundur Barat Yusufian, Kepala Desa Gemuruh Ari Nurfaizal, serta para pelaku UMKM.
Kehadiran outlet ini diharapkan dapat mendukung pengembangan UMKM dan berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Basori selaku Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UMKM, dan ESDM Karimun, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi PT TIMAH dengan pemerintah daerah dalam membina UMKM. Ia menegaskan bahwa UMKM memiliki peran strategis dalam mengurangi pengangguran dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Di Karimun, pertumbuhan UMKM sangat pesat. Ini adalah kekuatan ekonomi yang harus terus didorong. Kami berharap produk-produk unggulan dari Kundur dapat menjangkau pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kualitas produk, cita rasa, kemasan, dan kelengkapan legalitas seperti sertifikasi dan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) agar UMKM semakin berdaya saing.
“Kami mengapresiasi PT TIMAH atas perannya dalam mendukung UMKM dan sektor lainnya, dan kami berharap UMKM dapat terus berkembang,” tambahnya.
Camat Kundur Barat Yusufian, juga menyampaikan apresiasi atas berdirinya outlet ini. Menurutnya, lokasi di area pelabuhan memiliki potensi besar karena mobilitas masyarakat yang tinggi.
“Outlet ini memberikan peluang besar untuk mengembangkan produk lokal, termasuk oleh-oleh dan industri rumahan. Kami berharap UMKM di Kundur akan terus tumbuh,” katanya.
Antusiasme juga datang dari pelaku UMKM. Dono Setiawan, pemilik “Sabun Noda Membandel Mas Dono,” mengatakan outlet ini sangat membantu.
“Dengan adanya outlet ini, produk kami lebih mudah dipasarkan dan semakin dikenal luas. Ini benar-benar memotivasi kami untuk terus berkembang,” ujarnya.
Sentimen serupa diungkapkan Agustini, pemilik “Pempek Mama Atala.” Ia percaya outlet ini membuka peluang besar bagi UMKM, terutama bagi ibu rumah tangga, untuk mengembangkan usahanya.
“Outlet ini sangat membantu mempromosikan produk kami. Kami berharap UMKM di Kundur bisa merambah ke pasar internasional,” katanya.
Sementara itu, Hilda, mitra binaan UMKM PT TIMAH dari Kampung Baru dengan merek Intan Payong, menyatakan bahwa kehadiran outlet ini memudahkan para pelaku usaha memasarkan produknya dengan lebih tertata.
“Dengan adanya wadah ini, produk kami lebih mudah dikenal. Terima kasih kepada PT TIMAH atas dukungan yang diberikan,” ujarnya. ( * )
PT Timah Resmikan Outlet UMKM dan Komunitas Kreatif di Pelabuhan Tanjung Maqom, Kundur






























