Setiap Rapat Paripurna Kursi DPRD Bangka Barat Tak Pernah Penuh, Begini Komentar Ketua BK

BANGKA BARAT — Kursi Gedung Mahligai Betason II DPRD Bangka Barat kerap kali terlihat banyak yang kosong setiap digelar rapat paripurna. Hal ini pun terjadi lagi pada rapat paripurna penyampaian Nota Keuangan RAPBD Bangka Barat tahun 2026, Selasa ( 27/9/2025 ).

Ketua Badan Kehormatan ( BK) DPRD Bangka Barat Naim tidak menampik hal tersebut, saat ditemui wartawan usai rapat paripurna.

“Jadi perlu saya sampaikan, saya sebagai Ketua BK juga belum melihat daftar absen. Jadi belum bisa klarifikasi, ” ujar Naim, Selasa ( 27/9 ).

“Tapi selama ini memang mungkin kawan-kawan media juga sudah tahu, memang ada beberapa dari anggota dewan itu yang kalau paripurna memang selalu tidak hadir,” lanjutnya.

Menurut Naim hal ini menjadi catatan pihaknya, sebab sebelumnya dia juga sudah melihat di absensi Sekretariat DPRD, memang ada beberapa anggota dewan yang berhalangan hadir karena alasan sakit, izin dan tidak hadir tanpa keterangan.

Dirinya pun sudah melakukan
pendekatan secara persuasif menanyakan dan mengingatkan mereka yang tidak hadir sesuai aturan yang ada.

“Ini juga kalau memang masih saja di situ kan nanti kita bisa menghubungi fraksi. Jadi memang anggota dewan ini kaitannya di fraksi. Jadi mungkin dalam waktu dekat saya akan komunikasi dulu dengan fraksi-fraksi yang ada di DPRD, ” katanya.

Menurut Naim biasanya mereka yang tidak hadir memang izin, tapi terkadang izin tanpa keterangan apapun. Kendati quorum rapat tidak ada kendala dan selalu terpenuhi, tapi dari 30 kursi yang ada diakuinya tidak pernah penuh setiap gelaran rapat paripurna.

“Kalau 17 ya hadirnya 17 kalau tidak ya 18. Kan ada beberapa rapat paripurna memang kelihatannya lebih dari sekedar quorum. Jadi mungkin itu,” imbuhnya.

Naim menegaskan dirimya tidak tutup mata melihat kondisi itu. Maka dalam waktu dekat pihaknya akan mengadakan rapat internal guna membahas persoalan tersebut.

“Saya sudah pernah mengatakan dengan kawan-kawan anggota yang bersangkutan bahwa kalau bisa paripurna itu hadir lah. Ini kan apalagi masa-masa sekarang ini kan kita agak sedikit sensitif dengan kondisi sekarang,” ucap Naim.

“Karena kita menurut kata kawan-kawan tadi ini kan mewakili dari masyarakat kita yang memilih kita tentunya,” tutup dia. ( SK )

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *