Excavator Tabrak Baliho di Simpang Pemda Babar

Muntok — Satu unit tronton membawa excavator atau biasa disebut PC menyenggol baleho di depan pintu gerbang Pemda Bangka Barat hingga roboh ke jalan. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu ( 23/6 ) malam sekira pukul 23:00 WIB.

Kejadian itu sempat mengganggu lalu lintas di sekitar lokasi, namun pihak Lantas dengan cepat melakukan pengamanan sehingga situasi kembali normal.

Kasat Lantas Polres Bangka Barat, IPTU R.T.A Sianturi menjelaskan, pihaknya sudah mengamankan tronton berikut PC-nya ke Kantor Sat Lantas malam itu juga.

Pihaknya pun telah menangani perkara itu sesuai prosedur. Pemilik kendaraan harus bertanggung jawab atas kerusakan baliho milik Pemda Bangka Barat tersebut. Sianturi memperkirakan, kerugian akibat laka tersebut sekitar Rp. 30 juta.

” Mereka harus ganti rugi atau sesuai dengan mediasinya karena itu kecelakaan material, artinya tidak ada korban jiwa dari kejadian tersebut, berdasarkan Undang – Undang Nomor 22 Tahun 2009, Pasal 310 ayat 1 yang berbunyi setiap kecelakaan mengakibatkan kerugian material bisa di mediasi. Sudah kita amankan, SIM, STNK dan kendaraannya,” jelas Sianturi di ruang kerjanya, Kamis ( 24/6 ).

Menurut keterangan yang didapat Polisi dari masyarakat di sekitar TKP, papan baleho atau reklame itu sudah agak keropos dan posisinya sudah agak turun, sehingga tersenggol bagian atas PC hingga roboh ke jalan.

” Kita lihat di lapangan memang ada juga karat lah karena sudah beberapa tahun, jadi itu agak melengkung kebawah sehingga tersenggol alat berat yang lewat dibawahnya,” jelas Sianturi.

Dia menambahkan, kemungkinan karena malam hari, pengemudi tronton tidak melihat baliho tersebut sudah agak melengkung ke bawah. Menurut pengemudi, mereka sudah sering melewati jalan tersebut, namun selama ini aman – aman saja.

” Karena itu malam hari, jadi mereka tidak memperhatikan sudah agak melengkung sedikit. Kalau biasanya mobil mereka sering lewat, mereka juga heran, kok sebelumnya bisa , kok ini nyangkut,” ujarnya.

Menurut Sianturi, tronton nahas pengangkut PC itu berasal dari Palembang hendak menuju ke Pangkalpinang. Terdapat 4 orang di dalam tronton tersebut, termasuk pengemudi dan operator. Mengenai siapa pemilik alat berat tersebut, pihaknya masih akan mendalami. ( SK )

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *