57 Orang Kontak DD Jalani Rapid Test, Dua Jamaah Tablig Menolak Swab Kedua

Muntok — Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid – 19 ( GTPPC-19 ) Bangka Barat, dr. Hendra mengatakan, 57 orang yang diindikasikan kontak dengan DD, warga Kecamatan Muntok pertama yang terpapar Covid -19 telah menjalani rapid test.

” Beberapa waktu lalu 57 orang yang diduga terindikasi kontak dengan tuan D, menjalani rapid test pertama di Puskesmas Muntok. Hasilnya non reaktif,” jelas dr. Hendra, Rabu (13/5/2020) di kantornya.

Rapid test kedua 57 orang tersebut kata dr. Hendra rencananya akan dilakukan pada Sabtu tanggal 16 Mei 2020 mendatang.

” Sabtu nanti, kami akan melakukan rapid test kedua terhadap 57 orang yang tidak begitu kontak erat dengan tuan D,” sebutnya.

Selain itu kata dr. Hendra, terdapat dua orang jama’ah tablig asal Muntok Asin yang sempat melakukan kontak dengan jamaah tablig positif Covid – 19 asal Pemali, Kabupaten Bangka.

Menurut dia, terjadinya kontak antara jamaah tablig tersebut membuat kedua warga Muntok Asin sempat menjalani pemeriksaan swab yang berlangsung beberapa waktu lalu di RSUD Sejiran Setason Kabupaten Bangka Barat.

Hasil test swab pertama dua orang tersebut negatif. Namun keduanya menolak saat tim medis GTPPC – 19 Bangka Barat akan melakukan swab kedua.

” Kedua jamaah tablig ini terkait hubungan positif dengan Pemali, sudah di ambil swab pertama hasil negatif. Kita berkaca dari pengalaman tuan D pertama negatif, keduanya positif. Mereka Tidak mau di swab kedua. Tapi akan kami melakukan pendekatan persuasif. Kami harap kerjasama mereka, supaya mereka tidak dicurigai ada hubungan dari Gowa kemarin,” ujarnya.

dr. Hendra menegaskan, secara protokol kesehatan yang ditetapkan Pemerintah untuk orang berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG) harus menjalani dua kali swab.

” Memang secara protokol kesehatan, untuk OTG ini harus dua kali swab, swab hari pertama dan hari ke 14 setelah swab pertama. Kalau dua kali swab ini dua – duanya negatif baru kita yakin dia tidak terpapar. Untuk meyakinkan itu harus sekali lagi swab,” cetus dr. Hendra. ( SK )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest

%d blogger menyukai ini: